
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pergerakan Saham BRRC yang Menghebohkan Pasar
Pada hari ini, Senin, 27 Oktober 2025, pasar modal kembali dihebohkan oleh pergerakan saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC). Saham tersebut menjadi pusat perhatian setelah mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan terakhir, Jumat (24/10). Penutupan perdagangan saham BRRC mencapai tingkat yang sangat tinggi, dengan kenaikan sebesar +29 poin atau +34,94%. Harga saham tersebut ditutup di level Rp 112 per saham, yang berada dalam kondisi Auto Rejection Atas (ARA).
Lonjakan harga saham BRRC tidak hanya terjadi secara signifikan, tetapi juga disertai dengan volume transaksi yang sangat besar. Total volume transaksi mencapai 130,63 juta lembar saham dengan nilai total sebesar Rp 13,56 miliar. Hal ini menunjukkan antusiasme pasar yang luar biasa terhadap saham BRRC.
Di akhir sesi perdagangan, tercatat 64,18 juta lembar saham yang menunggu di posisi 'Bid' (beli) pada harga Rp 112. Sementara itu, tidak ada saham yang tersedia untuk dijual di kolom 'Offer' (jual), menunjukkan bahwa permintaan lebih besar dibandingkan penawaran.
Pemicu Lonjakan Saham BRRC
Penyebab utama lonjakan saham BRRC ini ternyata berasal dari pengumuman resmi yang dirilis oleh perusahaan pada Jumat pagi, 24 Oktober 2025, pukul 10:54 WIB. Dalam pengumuman tersebut, BRRC menyampaikan adanya "Rencana Aksi Korporasi". Meskipun jenis aksi korporasi belum dijelaskan secara rinci, perseroan telah menunjuk PT Bisnis Bersama Berkah ("Triple B Advisory") sebagai Lead Advisor untuk rencana tersebut.
Bagi para investor, pengumuman penunjukan advisor sering kali menjadi indikasi bahwa emiten akan segera melakukan langkah bisnis strategis. Aksi korporasi ini bisa berupa penerbitan saham baru (rights issue), private placement, akuisisi, atau merger. Respons pasar terhadap sinyal ini sangat positif, sehingga memicu aksi pembelian yang membuat harga saham BRRC terkunci di batas ARA.
Pencatatan Saham Baru Hari Ini
Secara terpisah, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengumumkan bahwa pada hari ini, Senin, 27 Oktober 2025, akan dicatatkan 100 lembar saham BRRC baru. Saham-saham ini berasal dari hasil konversi Waran Seri I (BRRC-W) yang dilakukan pada 23 Oktober 2025.
Namun, pencatatan 100 lembar saham ini bersifat administratif dan tidak menjadi pemicu utama lonjakan harga sebesar 34,94% pada Jumat lalu. Katalis utamanya tetaplah spekulasi pasar terhadap rencana aksi korporasi besar yang tengah disiapkan oleh perseroan.
Outlook Hari Ini
Dengan antrean beli (Bid) yang sangat tebal di harga ARA pada penutupan Jumat, saham BRRC memiliki potensi besar untuk melanjutkan penguatannya di awal perdagangan hari ini. Namun, investor perlu tetap waspada terhadap kemungkinan volatilitas tinggi dan aksi ambil untung (profit taking) yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Catatan Penting
Analisis saham ini disusun berdasarkan data perdagangan BEI per 24 Oktober 2025 dan keterbukaan informasi resmi. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi jual atau beli saham. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Investasi saham mengandung risiko tinggi. Lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.
Komentar
Kirim Komentar