
Kenaikan Spektakuler Saham MetaX dan Kekayaan Pendirinya
Pada hari pertama perdagangan di Bursa Shanghai, saham produsen chip kecerdasan buatan (AI) MetaX Integrated Circuits melonjak tajam sebesar 693 persen. Kejadian ini terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025, dan langsung membuat nilai kekayaan pendiri sekaligus Chairman dan CEO MetaX, Chen Weiliang, mencapai level miliarder global.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kekayaan Pendiri Tembus 6,5 Miliar Dollar AS
Berdasarkan perhitungan Forbes, kekayaan Chen Weiliang kini diperkirakan mencapai 6,5 miliar dollar AS, sebagian besar berasal dari saham MetaX yang ia kuasai. Kapitalisasi pasar MetaX setelah IPO telah melampaui 320 miliar yuan, atau sekitar 45 miliar dollar AS. Angka tersebut menjadikan MetaX salah satu perusahaan teknologi baru dengan valuasi terbesar di pasar modal China tahun ini.
MetaX berhasil mengumpulkan dana sekitar 4,2 miliar yuan melalui penawaran umum perdana. Perusahaan melepas 40,1 juta saham dengan harga 104,7 yuan per saham. Minat investor ritel melonjak drastis, dengan porsi saham untuk publik tercatat mengalami kelebihan permintaan hampir 3.000 kali. Hal ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek produsen chip AI lokal.
Sebelum melantai di bursa, MetaX juga telah mengantongi pendanaan dari sejumlah investor ternama, antara lain HSG (HongShan Capital Group), Primavera Capital Group, dan ZhenFund.
Dipandang Sebagai Penantang Nvidia Versi China
Minat pasar tak lepas dari posisi strategis MetaX di tengah pembatasan ekspor teknologi canggih dari Amerika Serikat ke China. Pemerintah Beijing terus mendorong lahirnya pemain domestik di sektor semikonduktor, terutama untuk chip AI dan GPU. MetaX kerap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat penantang Nvidia di pasar domestik. Namun, persaingan di sektor ini tetap ketat. Perusahaan harus berhadapan dengan pemain lain seperti Cambricon Technologies, yang lebih dulu melantai di Bursa Shanghai.
Salah satu pendiri Cambricon, Chen Tianshi, bahkan kini menempati posisi orang terkaya ke-12 di China dengan kekayaan 21,8 miliar dollar AS, menurut Forbes Real-Time Billionaires List.
Riset Mahal, Risiko Kerugian Masih Membayangi
Dalam prospektusnya, MetaX menegaskan fokus penggunaan dana IPO akan diarahkan ke riset dan pengembangan. Perusahaan juga secara terbuka mengingatkan investor soal tingginya biaya operasional dan potensi kerugian jangka menengah.
“Produsen GPU domestik memulai dari tahap yang relatif terlambat dan masih berada pada fase awal terobosan teknologi serta pengembangan produk,” tulis MetaX dalam prospektusnya.
“Masih banyak area yang perlu ditingkatkan, sehingga membutuhkan sumber daya untuk riset, pemasaran, serta pembangunan ekosistem secara menyeluruh,” lanjut pernyataan tersebut.
Kinerja keuangan MetaX menunjukkan tren membaik. Pada sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan melonjak lebih dari 450 persen secara tahunan menjadi 1,2 miliar yuan. Pada periode yang sama, kerugian bersih menyusut 55,8 persen menjadi 345,5 juta yuan. Sejumlah klien utama MetaX berasal dari perusahaan komunikasi dan teknologi informasi yang terafiliasi negara, termasuk Super Telecom dan H3C.
Jejak Panjang Chen Weiliang di Industri Chip
Chen Weiliang bukan pendatang baru di dunia semikonduktor. Ia menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai eksekutif senior di AMD di China sebelum mendirikan MetaX pada 2020. Lulusan magister teknik Universitas Tsinghua itu juga merekrut sejumlah mantan koleganya dari AMD. Dua CTO MetaX, Peng Li dan Yang Jian, tercatat memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.
Dengan lonjakan saham yang spektakuler dan dukungan kuat dari pemerintah serta investor, MetaX kini menjadi simbol baru ambisi China membangun kemandirian teknologi chip AI.
Komentar
Kirim Komentar