Saham UNVR Melonjak 11,9 Persen, BMRI Tembus Rp 1,5 Triliun! Ini 5 Saham Blue Chip yang Dibeli Asing

Saham UNVR Melonjak 11,9 Persen, BMRI Tembus Rp 1,5 Triliun! Ini 5 Saham Blue Chip yang Dibeli Asing

Kabar dunia hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Saham UNVR Melonjak 11,9 Persen, BMRI Tembus Rp 1,5 Triliun! Ini 5 Saham Blue Chip yang Dibeli Asing tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pergerakan Investor Asing pada Penutupan Pasar Akhir Pekan Lalu

Pada hari ini, Senin, 27 Oktober 2025, investor perlu memperhatikan pergerakan yang terjadi di pasar modal, khususnya dari investor asing. Data perdagangan BEI menunjukkan bahwa aksi beli besar-besaran (akumulasi) oleh investor asing terjadi di beberapa saham unggulan, terutama di sektor perbankan dan konsumer.

Pesta Asing di Saham Perbankan

Tiga bank besar Indonesia menjadi target utama investor asing dengan nilai transaksi yang sangat tinggi:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
    BMRI menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi, mencapai Rp 1,58 triliun. Investor asing melakukan aksi net buy yang besar, dengan membeli 242 juta lembar dan hanya menjual 143,2 juta lembar. Kenaikan harga BMRI mencapai 120 poin atau +2,71% ke level Rp 4.550.

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
    BBRI juga mengalami peningkatan signifikan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,21 triliun. Investor asing melakukan akumulasi dengan membeli 180,4 juta lembar dan menjual 130,6 juta lembar. Harga BBRI naik 30 poin ke Rp 3.850.

  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
    Meskipun investor asing melakukan net buy (96 juta lembar beli vs 78,6 juta lembar jual), harga BBCA justru turun 50 poin ke Rp 8.275. Hal ini menunjukkan adanya aksi profit taking kuat dari investor lokal yang sedang "ditampung" oleh asing.

Sektor Consumer Goods Bangkit: UNVR & ASII Meroket

Saham blue chip di sektor consumer goods dan otomotif juga menjadi incaran utama, memberikan sinyal rebound yang kuat:

  • PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)
    UNVR menjadi bintang utama di jajaran Top Gainers big cap. Saham UNVR meroket 270 poin atau +11,94% ke level Rp 2.530. Lonjakan ini didukung oleh aksi borong asing yang masif dengan net buy 74,9 juta lembar dan total nilai transaksi Rp 666,9 miliar.

  • PT Astra International Tbk. (ASII)
    Saham big cap lainnya, ASII, juga ikut terbang, ditutup naik 250 poin atau +3,95% ke level Rp 6.575. Kenaikan ini juga didorong oleh net buy asing yang sangat besar (58,4 juta lembar) dengan nilai transaksi total Rp 610,6 miliar.

Saham yang Wajib Diwaspadai (Dibuang Asing)

Di sisi lain, investor perlu mewaspadai saham-saham yang justru dilepas asing (net sell) pada perdagangan Jumat lalu, antara lain:

  • PT Barito Pacific Tbk. (BRPT):
    Net Sell sebesar 23,8 juta lembar, harga anjlok 100 poin (-2,67%).

  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO):
    Net Sell sebesar 22,2 juta lembar, harga turun 30 poin (-1,68%).

Analisis ini bersifat informatif dan berdasarkan data perdagangan sebelumnya. Bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi ada di tangan Anda.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Ikuti terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar