Sejarah Menara Eiffel, Ikon Kota Paris

Sejarah Menara Eiffel, Ikon Kota Paris

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Sejarah Menara Eiffel, Ikon Kota Paris tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Sejarah Menara Eiffel yang Membuatmu Terkesan

Jika ditanya tentang tempat paling ikonik di Paris, jawabannya pasti akan langsung mengarah pada Menara Eiffel. Tinggi 300 meter, menara ini menjadi simbol utama kota Paris dan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh siapa pun yang berkunjung ke Prancis. Dari tahun ke tahun, jumlah pengunjung terus meningkat, dengan sekitar 7 juta orang setiap tahunnya datang untuk melihat keindahan dan keunikan dari bangunan ini. Dari segi wisatawan asing, hampir 75 persen dari total pengunjung berasal dari luar negeri.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Menara Eiffel memiliki sejarah yang sangat panjang, bahkan lebih dari 100 tahun. Selama masa itu, banyak kisah unik yang muncul, baik dalam proses pembangunan maupun peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitarnya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas beberapa fakta menarik tentang sejarah pembangunan Menara Eiffel yang mungkin belum kamu ketahui.

1. Ada Miskonsepsi Soal Siapa Desainer Menara Eiffel

Menara Eiffel dibangun sebagai bagian dari perayaan 100 tahun Revolusi Prancis pada tahun 1889. Untuk memperingati momen penting ini, pemerintah Prancis mengadakan kompetisi desain menara setinggi 300 meter. Dari 107 desain yang masuk, desain dari Gustave Eiffel terpilih sebagai pemenang. Meskipun begitu, ada sedikit miskonsepsi mengenai peran Gustave Eiffel dalam pembuatan desain tersebut.

Sebenarnya, dua insinyur dari perusahaan milik Gustave Eiffel, yaitu Emile Nouguier dan Maurice Koechlin, sudah merancang desain awal menara sejak tahun 1884. Desain mereka berbentuk tiang raksasa dengan empat kolom balok di bagian bawah dan menyatu di bagian atas. Pada 18 September 1884, Gustave Eiffel mematenkan konfigurasi baru untuk pembangunan penyangga logam dan tiang. Setelah itu, ia bersama kedua insinyur dan arsitek Stephen Sauvestre menyempurnakan desain awal dan berhasil memenangkan kompetisi desain menara yang diadakan pemerintah Prancis pada 1886.

2. Proses Pembangunan Berlangsung Relatif Cepat

Setelah desain menara dipilih, tahap selanjutnya adalah proses pembangunan. Penggalian dan pembangunan fondasi dimulai pada 26 Januari 1887 dengan melibatkan 150—300 pekerja. Material yang digunakan sangat banyak, termasuk 7.300 ton besi tempa, 2,5 juta paku keling (rivet), dan 60 ton cat pelapis.

Menurut data dari Britannica, proses pembangunan Menara Eiffel hanya memakan waktu selama 2 tahun saja. Lebih tepatnya, menara rampung dalam waktu 2 tahun, 2 bulan, dan 5 hari yang jatuh tepat pada 31 Maret 1889. Hal ini dianggap sebagai prestasi besar karena pembangunan dilakukan dalam waktu singkat, dengan jumlah tenaga kerja yang relatif sedikit dan biaya yang terjangkau.

3. Punya Beberapa Fungsi Berbeda

Ketika selesai dibangun, fungsi utama Menara Eiffel sebenarnya hanya sebagai simbol peringatan Revolusi Prancis dan ajang pamer kemampuan industri. Namun, seiring berjalannya waktu, menara ini menghadirkan berbagai fungsi lain yang sangat berguna.

Salah satu fungsi yang mungkin tidak disangka banyak orang adalah sebagai menara pemancar. Live Science melaporkan bahwa Menara Eiffel dinilai sebagai bangunan yang paling sesuai untuk memancarkan sinyal radio maupun telegraf. Pada 5 November 1898, antena pemancar sinyal radio dan telekomunikasi dipasang di atas menara. Selama Perang Dunia I, antena ini sangat membantu pihak militer untuk melakukan komunikasi via telegraf secara nirkabel.

Fungsi sebagai pemancar sinyal masih bertahan sampai sekarang. Total ada sekitar 120 antena berbeda yang dipasang di atas Menara Eiffel, mayoritas berfungsi untuk penyiaran radio, televisi, dan pemancar telekomunikasi. Penyegaran pada antena-antena tersebut terus dilakukan, seperti antena radio digital yang selesai dikerjakan pada Maret 2022 silam.

Selain itu, Menara Eiffel juga sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan berbagai acara. Misalnya, festival cahaya yang diadakan untuk berbagai perayaan dengan berbagai warna yang ditampilkan. Nyala lampu-lampu di menara ini juga menjadi landmark bagi Paris, terutama saat malam hari.

Menara Eiffel juga menjadi destinasi wisata favorit. Dari tahun pertama dibuka pada 1889 sampai sekarang, diperkirakan sudah ada 300 juta pasang mata yang berkunjung ke sana. Meskipun awalnya banyak dikritik karena dianggap merusak pemandangan Paris, Menara Eiffel tetap menjadi landmark Prancis hingga saat ini. Populeritasnya pun melewati zaman, karena siapa pun yang berkunjung ke Prancis pasti akan menjadikan menara ini sebagai wishlist yang wajib dikunjungi.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar