Serial Drama Gelap yang Menggemparkan Netflix Kembali Tahun 2024

Kabar dunia hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Serial Drama Gelap yang Menggemparkan Netflix Kembali Tahun 2024 tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.
Serial Drama Gelap yang Menggemparkan Netflix Kembali Tahun 2024

Netflix Menghadapi Persaingan Ketat dengan Dua Tayangan Baru yang Sukses

Netflix kembali menunjukkan dominasinya dalam dunia hiburan digital, dengan dua tayangan baru yang sukses mengisi katalog layanan streaming mereka. Meskipun posisi mereka di tangga lagu agak mengejutkan, kedua acara tersebut menunjukkan perbedaan signifikan dalam pendekatan dan nada.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

FlixPatrol merilis daftar 10 acara TV teratas di tangga lagu Netflix, yang mencakup debut dua acara baru. Yang pertama adalah musim kedua dari serial sukses tahun lalu, Nobody Wants This, yang memulai debutnya dengan 618 streaming. Meskipun memiliki performa yang baik, serial ini dilampaui oleh serial debut lainnya, The Monster of Florence, yang mencapai 827 streaming dan secara tak terduga menduduki posisi nomor 1 di tangga lagu.

Perbedaan Antara Dua Serial yang Berbeda

Ketertarikan publik terhadap Nobody Wants This sebelumnya sangat besar, karena serial ini merupakan komedi romantis yang menerima ulasan dan respons positif dari penonton. Namun, The Monster of Florence justru menjadi sorotan karena tema yang berbeda. Serial ini bercerita tentang kisah nyata seorang pembunuh berantai yang dikenal sebagai Il Mostro, yang bertanggung jawab atas kematian 16 orang di Florence antara tahun 1968 dan 1985.

Meskipun kasus ini sudah bertahun-tahun berlalu, masih banyak hal yang tidak terpecahkan. Serial ini disutradarai oleh Stefano Sollima, yang dalam wawancara sebelumnya dengan THR Roma (via People) menjelaskan bahwa timnya mendasarkan serial ini pada kesaksian langsung dan dokumen prosedural. Mereka berusaha seakurat mungkin dalam menyajikan kisah ini.

"Kami merekonstruksi hingga detail terkecil tempat kejadian perkara, sudut pengambilan gambar, lokasi mobil, dan pembunuhnya. Dan dalam beberapa kasus, ada hal-hal yang tidak sesuai dengan versi resmi," kata Sollima.

Tujuan utama dari miniseri ini adalah untuk mencapai keaslian, dan tampaknya hal ini berhasil menyentuh hati penonton. Namun, saat ini belum banyak ulasan untuk The Monster of Florence di Rotten Tomatoes yang dapat diukur. Dari 10 ulasan, hanya mendapatkan skor 60%, dan skor penonton belum dikompilasi.

Performa Serial yang Berbeda

Sementara itu, Nobody Wants This musim kedua memiliki skor kritik 79% dan skor penonton 74%, yang sedikit turun dibandingkan musim pertama yang memiliki skor kritik 95% dan skor penonton 85%. Meskipun begitu, secara keseluruhan serial ini masih diterima dengan baik oleh penonton.

Kesimpulan

Dengan dua serial yang sukses, Netflix terus menunjukkan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan beragam penonton. Baik itu serial komedi romantis atau drama yang berbasis kisah nyata, kedua tayangan ini menunjukkan bahwa Netflix tetap menjadi pilihan utama bagi para penggemar film dan serial. Meski ada perbedaan dalam tema dan pendekatan, keduanya berhasil menarik perhatian publik dan membuktikan bahwa Netflix mampu menghadirkan konten berkualitas yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar