Sinergi BNI dan Anak Usaha Tingkatkan Daya Saing UMKM di JRF Expo 2025

Sinergi BNI dan Anak Usaha Tingkatkan Daya Saing UMKM di JRF Expo 2025

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Sinergi BNI dan Anak Usaha Tingkatkan Daya Saing UMKM di JRF Expo 2025 menjadi sinyal penting bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


aiotrade.CO.ID, JAKARTA PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melakukan kolaborasi dengan berbagai anak usahanya untuk menampilkan UMKM binaannya selama rangkaian wondr JRF Expo 2025.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Langkah ini menjadi bukti komitmen BNI dan ekosistemnya dalam memperkuat peran sektor UMKM sebagai penggerak utama perekonomian nasional serta bagian penting dari rantai nilai ekonomi kreatif Indonesia.

Salah satu anak usaha BNI, PT Bank Hibank Indonesia, menghadirkan tiga UMKM unggulan di area hi Corner, yaitu hi Soto Kudus, hi Siomay, dan hi Coffee. Kehadiran mereka di tengah suasana internasional wondr JRF Expo 2025 diharapkan mampu memperkenalkan cita rasa lokal ke pasar yang lebih luas.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari semangat #LangkahBersama BNI yang bertujuan menggerakkan ekonomi lokal melalui ekosistem yang terintegrasi antara perbankan, UMKM, dan gaya hidup modern.

Partisipasi anak usaha dan mitra binaan BNI dalam ajang ini adalah bagian dari kolaborasi #LangkahBersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui ekosistem yang terintegrasi antara perbankan, UMKM, dan gaya hidup, ujar Okki dalam keterangan Ahad (26/10/2025).

Sebagai anak usaha yang fokus pada pembiayaan digital bagi pelaku usaha kecil, Hibank berperan dalam memperluas akses keuangan, memperkuat kapasitas bisnis, serta membantu UMKM tampil di panggung nasional dan internasional seperti wondr JRF 2025.

Selain itu, BNI juga menghadirkan sejumlah merchant pilihan seperti Oma Elly, Thai Sajja, London Layers, dan Old Changkee yang menyediakan berbagai kuliner dan gaya hidup premium. Keikutsertaan mereka memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat peran BNI dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional.

Untuk menambah kemeriahan acara, BNI Life turut hadir dengan menawarkan produk perlindungan dan investasi yang sesuai dengan gaya hidup sehat dan aktif masyarakat urban. Melalui layanan konsultasi di lokasi, BNI Life memberikan edukasi seputar pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi masa depan bagi para pengunjung.

Secara keseluruhan, UMKM mitra binaan BNI dan anak usahanya bergabung dengan 138 merchant dan lebih dari 100 brand global di wondr JRF Expo 2025. Keberagaman ini tidak hanya menambah daya tarik acara, tetapi juga memperkuat posisi wondr JRF sebagai pusat kolaborasi antara olahraga, ekonomi kreatif, dan gaya hidup urban.

Sebagai sponsor utama, BNI turut menyediakan sistem pembayaran digital terintegrasi melalui EDC dan QRIS BNI yang digunakan di seluruh area pameran. Solusi ini menegaskan komitmen BNI dalam memperluas inklusi keuangan dan menghadirkan pengalaman transaksi yang cepat, aman, dan modern selama event berlangsung.

Melalui wondr JRF 2025, BNI tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga penggerak ekosistem yang menghubungkan UMKM, industri kreatif, dan gaya hidup sehat. Sinergi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, tutup Okki.

Dengan inisiatif ini, BNI mempertegas perannya sebagai bank dengan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, yang tidak hanya mendorong literasi dan inklusi keuangan, tetapi juga memajukan UMKM sebagai fondasi utama perekonomian Indonesia di era digital.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Sinergi BNI dan Anak Usaha Tingkatkan Daya Saing UMKM di JRF Expo 2025 ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar