Tak lagi main-main, Aura Kasih beberkan kriteria pria idamannya

Tak lagi main-main, Aura Kasih beberkan kriteria pria idamannya

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Tak lagi main-main, Aura Kasih beberkan kriteria pria idamannya, berikut adalah fakta yang berhasil kami rangkum dari lapangan.
Tak lagi main-main, Aura Kasih beberkan kriteria pria idamannya

Aura Kasih Tidak Lagi Mau Pacaran, Lebih Fokus pada Pencarian Jodoh

Aura Kasih, yang kini berusia 38 tahun, mengungkapkan bahwa ia tidak lagi tertarik untuk menjalin hubungan pacaran. Ia merasa bahwa masa di mana ia hanya ingin bermain-main dalam hubungan sudah lewat. Kini, ibu satu anak ini lebih serius mencari sosok calon suami atau imam dalam keluarga.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Sebelumnya, Aura pernah menikah dengan model asal Brasil, Eryck Amaral, pada akhir 2018. Namun, pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada April 2021 lalu. Pengalaman ini membuatnya menjadi lebih hati-hati dalam memilih pasangan hidup.

"Selektif iya lah, karena aku udah ada anak," ujarnya saat diwawancara oleh kanal YouTube Reyben Entertainment, Senin (22/12/2025). Bagi Aura, kriteria utama seorang pria adalah memiliki kasih sayang yang tulus kepada anaknya. Ia tidak ingin pasangannya hanya mencintai dirinya sendiri, tetapi juga mampu merangkul sang buah hati.

Terkait kriteria fisik atau latar belakang, Aura justru mengaku tidak memiliki patokan yang terlalu spesifik. "Nggak tahu, sedapetnya aja," kata Aura. Baginya, yang paling penting dari seorang pria adalah memiliki kepribadian yang baik serta bertanggung jawab. Aura menekankan bahwa nilai seorang laki-laki di matanya terletak pada sejauh mana ia bisa memegang tanggung jawabnya.

"Laki-laki apa sih yang dipegang kalau nggak tanggung jawabnya," tambah Aura. Hingga saat ini, Aura Kasih memilih untuk menikmati hidupnya dan membiarkan urusan jodoh mengalir tanpa target waktu.

Putus Komunikasi dengan Mantan, Aura Kasih Nafkahi Anak Sendiri

Dalam kesempatan lain, Aura mengungkapkan bahwa ia sudah tidak lagi menjalin komunikasi dengan mantan suaminya, Eryck, untuk membahas soal anak. Apalagi, anaknya sudah sejak delapan bulan lahir tidak pernah bertemu ayahnya. Sehingga, Aura merasa sang putri tidak akan pernah bertanya soal ayah.

“Karena dari umur delapan bulan dia sudah enggak pernah tatap muka. Jadi anaknya juga enggak pernah nanyain. Santai aja sih,” ujarnya. Terkait nafkah dan biaya hidup anak, seluruhnya ditanggung oleh Aura. Ia pun enggan menuntut soal nafkah anak kepada mantan suaminya.

Meski soal nafkah anak seharusnya menjadi kewajiban ayah, Aura merasa cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan anaknya sendiri. “Sebenarnya kewajiban ya harus gitu ya, Namanya juga ayah. Tapikan balik lagi, kesediannya, kemauannya, atau ketersediaannya tuh ada enggak. Jadi mengalir aja lah. Selama ini aku masih bisa, ya mungkin dianya enggak mau, nggak punya, atau apa kita enggak pernah tahu,” ujar Aura Kasih.

Kriteria yang Dicari dalam Pasangan

Aura Kasih menekankan bahwa ia lebih fokus pada sifat dan tanggung jawab seorang pria daripada penampilan atau latar belakang. Ia mengatakan bahwa kehadiran seorang pria dalam hidupnya haruslah bermakna dan berkontribusi positif, terutama dalam mendidik dan merawat anaknya.

Ia juga menyadari bahwa setiap orang memiliki kehidupan dan pengalaman masing-masing, sehingga ia tidak ingin memaksakan harapan atau ekspektasi yang terlalu tinggi. Baginya, yang terpenting adalah keselarasan hati dan komitmen untuk bersama-sama membangun keluarga yang harmonis.

Keputusan untuk Menikmati Hidup Tanpa Target Waktu

Aura Kasih memilih untuk fokus pada kebahagiaannya sendiri dan menikmati setiap momen dalam hidupnya. Ia tidak mempermasalahkan apakah akan menemukan jodoh dalam waktu dekat atau tidak. Baginya, kehidupan yang tenang dan stabil adalah prioritas utama.

Dengan pengalaman masa lalu yang telah ia lalui, Aura semakin sadar akan pentingnya kepercayaan, kesabaran, dan kejujuran dalam sebuah hubungan. Ia berharap dapat menemukan seseorang yang benar-benar bisa menjadi pendamping hidupnya, baik secara emosional maupun finansial.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Tak lagi main-main, Aura Kasih beberkan kriteria pria idamannya. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar