Tambahan Portofolio, DRMA Akuisisi Mah Sing Indonesia

Tambahan Portofolio, DRMA Akuisisi Mah Sing Indonesia

Kabar dunia hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Tambahan Portofolio, DRMA Akuisisi Mah Sing Indonesia tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perusahaan Komponen Otomotif Akan Mengakuisisi Perusahaan Manufaktur Plastik Kendaraan

PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA), sebuah perusahaan komponen otomotif yang dimiliki oleh konglomerat TP Rachmat, akan mengakuisisi PT Mah Sing Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur komponen plastik kendaraan roda empat. Proses akuisisi ini sedang dalam tahap finalisasi dokumen dan proses hukum.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan melalui keterbukaan informasi, DRMA saat ini masih melakukan negosiasi dan pendalaman terhadap syarat dan ketentuan dari dokumen akuisisi. Proses ini dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan perusahaan serta seluruh pemangku kepentingan. Nilai akuisisi ini berada di bawah ambang batas transaksi material.

Corporate Secretary DRMA, Ari Indra Gautama, menyatakan bahwa dampak dari akuisisi ini adalah peningkatan pendapatan serta penambahan portofolio produk khususnya pada komponen plastik untuk kendaraan roda empat [4W].

DRMA akan mengambil sekitar 82% saham PT Mah Sing Indonesia yang sebelumnya dimiliki oleh Vital Routes Sdn. Bhd. dan PT Kingsanindo Perkasa Indah. Dengan pengambilalihan ini, DRMA berharap dapat memperkuat posisi pasar dan meningkatkan kapasitas produksi mereka.

Kinerja Keuangan DRMA

Berdasarkan laporan keuangan, DRMA berhasil mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp419,87 miliar pada kuartal III/2025. Angka ini naik 1,89% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp412,07 miliar.

Selain itu, DRMA juga mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9,2% yoy menjadi Rp4,39 triliun pada sembilan bulan 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,02 triliun. Pendapatan DRMA terbesar berasal dari segmen roda dua yang mencapai Rp2,72 triliun per kuartal III/2025, naik 13,54% yoy. Sementara, pendapatan dari segmen roda empat turun 7,34% yoy menjadi Rp988,17 miliar.

Adapun, segmen lain-lain menyumbang pendapatan sebesar Rp680,62 miliar, naik 22,22% yoy. Kenaikan ini menunjukkan pertumbuhan yang positif di berbagai segmen bisnis DRMA.

Strategi Pengembangan Bisnis

Dengan akuisisi PT Mah Sing Indonesia, DRMA berupaya memperluas jangkauan produknya dan meningkatkan daya saing di pasar komponen otomotif. Pemegang saham dan manajemen DRMA percaya bahwa langkah ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dan operasional perusahaan.

Pengambilalihan ini juga menjadi bagian dari strategi DRMA untuk memperkuat portofolio bisnisnya, khususnya di bidang komponen plastik kendaraan roda empat. Dengan adanya akuisisi, DRMA diharapkan mampu memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat dan menjawab tantangan industri otomotif yang dinamis.

Potensi Pertumbuhan di Masa Depan

DRMA telah menunjukkan kinerja yang stabil dan berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan akuisisi baru ini, perusahaan memiliki peluang besar untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri komponen otomotif.

Kehadiran PT Mah Sing Indonesia diharapkan dapat membantu DRMA dalam memperluas pasarnya dan meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, kolaborasi antara kedua perusahaan diharapkan dapat menciptakan sinergi yang saling menguntungkan dan memperkuat keunggulan kompetitif DRMA.

Penutup

Sebagai langkah strategis, DRMA terus berupaya untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan kinerja keuangan. Dengan akuisisi PT Mah Sing Indonesia, DRMA menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan berkontribusi positif bagi industri otomotif di Indonesia.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Simak terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar