UMKM Bali Dikukuhkan Jadi Kompetitif di Pasar Digital

UMKM Bali Dikukuhkan Jadi Kompetitif di Pasar Digital

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai UMKM Bali Dikukuhkan Jadi Kompetitif di Pasar Digital menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pelatihan Strategi Pemasaran untuk UMKM Bali

Di tengah pertumbuhan pesat pasar e-commerce, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bali kini semakin didorong untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam berbisnis online. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelatihan strategi pemasaran yang diselenggarakan oleh FundedHere dan MEA Digital Marketing. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 100 pelaku UMKM di Bali, yang bertujuan untuk memperkuat daya saing mereka di dunia digital.

CEO FundedHere, Kenneth Pang, menjelaskan bahwa pasar e-commerce saat ini jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan ritel fisik. Ia menyoroti tantangan utama yang dihadapi para pelaku UMKM, terutama dalam hal modal dan pengelolaan inventaris serta pemasaran.

"Meskipun Anda memiliki produk yang tepat dan mulai belajar cara menjual secara baik, tanpa modal yang cukup untuk inventory dan marketing, pertumbuhan bisnis akan terhambat," ujarnya.

Kenneth juga menekankan pentingnya konsep Return on Capital (ROC) sebagai kunci kesuksesan dalam bisnis online. Menurutnya, banyak seller yang terlalu fokus pada omzet besar, padahal yang lebih penting adalah bagaimana mengoptimalkan ROI dari setiap rupiah modal yang dikeluarkan.

"Berapa profit yang Anda dapatkan dari setiap rupiah modal yang diputar? Dengan leverage atau modal eksternal yang tepat, ROC Anda bisa meningkat drastis dari 20% menjadi 200%. Bayangkan saja, modal yang sama, tapi hasilnya bisa 10 kali lipat," tambahnya.

Peran MEA Digital Marketing dalam Membantu UMKM

Selain itu, Founder MEA Digital Marketing, Yohan Agustian, menegaskan bahwa siapa pun bisa berkembang dan maju di dunia e-commerce jika konsisten dan menerapkan strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa tidak perlu menjadi publik figur atau artis terlebih dahulu untuk sukses di pasar digital.

Yohan menyebutkan bahwa MEA Digital Marketing telah membantu banyak UMKM untuk berkembang melalui pelatihan yang relevan. Menurutnya, booming social commerce di Indonesia mencapai USD 5,25 miliar pada tahun 2025 dengan pertumbuhan sebesar 17,1% per tahun.

Dalam hal ini, keahlian MEA Digital Marketing dalam TikTok commerce menjadi aset strategis yang sangat kuat. Dengan 60% pembeli Indonesia kini menggunakan platform live shopping, peluang bagi UMKM untuk bersaing di pasar online semakin besar.

"Kami fokus banget memperhatikan pelatihan buat kreator. Jadi kreator kami tidak harus sudah artis, harus sudah besar. Tidak, siapapun bisa masuk, kami bantu, bimbing sampai mereka jalan. Dan kami mengutamakan service pelayanan," katanya.

Kesimpulan

Pelatihan yang diselenggarakan oleh FundedHere dan MEA Digital Marketing memberikan wawasan penting bagi pelaku UMKM di Bali untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berbisnis online. Dengan strategi pemasaran yang tepat dan penggunaan modal secara efisien, UMKM dapat memperkuat posisi mereka di pasar e-commerce yang semakin kompetitif.

Kesadaran akan pentingnya ROC dan keahlian dalam digital marketing menjadi faktor kunci dalam meraih kesuksesan. Dengan dukungan dari lembaga seperti MEA Digital Marketing, pelaku UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan bersaing di pasar global.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai UMKM Bali Dikukuhkan Jadi Kompetitif di Pasar Digital ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar