5 Cara Tenangkan Pikiran Saat Panik yang Direkomendasikan Ahli Psikologi

5 Cara Tenangkan Pikiran Saat Panik yang Direkomendasikan Ahli Psikologi


aiotrade
Merasa jantung berdebar-debar, napas sesak, atau bahkan merasa tercekik? Tidak jarang, seseorang juga mengalami keringat dingin, mual, atau kesemutan. Namun, ketika memeriksakan diri ke dokter, tidak ditemukan penyakit yang mendasari. Bisa jadi gejala tersebut adalah tanda dari serangan panik.

Advertisement

Serangan panik bisa datang kapan saja dan tanpa peringatan. Menurut psikolog Irma Gustiana, kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang dianggap berbahaya.

Ketika seseorang merasa dalam kondisi yang membahayakan, tubuh akan bereaksi dengan rasa panik, ujar Irma dalam acara Media Gathering #TenangBersamaBlueBird, di Jakarta Selatan.

Namun, jika rasa panik muncul secara terus-menerus, tubuh bisa menjadi lelah dan pikiran sulit untuk fokus. Untuk mengatasi hal ini, Irma memberikan beberapa cara sederhana yang bisa membantu menenangkan diri saat sedang panik.

Cara Tepat Tenangkan Diri Saat Panik

  1. Sadari bahwa panik adalah reaksi normal
    Langkah pertama untuk mengatasi panik adalah menyadari bahwa perasaan tersebut wajar.

Bisa saja seseorang memiliki pengalaman buruk sebelumnya, sehingga ketika menghadapi situasi serupa, perasaan tegang muncul, jelas Irma.

Dengan memahami bahwa rasa panik adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri, seseorang bisa lebih mudah menenangkan pikiran tanpa menambah tekanan emosional.

  1. Coba lakukan healing touch
    Ketika panik, tubuh seringkali terasa kaku atau gemetar. Untuk membantu menenangkan sistem saraf, Irma menyarankan teknik sederhana bernama healing touch.

Cobalah healing touch dengan menyentuh badan atau memeluk diri sendiri sambil bilang, Tidak apa-apa, semua pasti berlalu, kata Irma.

Teknik ini membantu tubuh merasa aman dan menurunkan ketegangan otot. Sentuhan lembut juga memberi sinyal kepada otak bahwa tidak ada bahaya nyata yang sedang mengancam.

  1. Lakukan latihan 5 sense
    Irma juga menganjurkan latihan grounding atau menenangkan diri dengan teknik yang disebut 5 sense.

Latihan 5 sense juga sebagai bentuk grounding, cara ini bisa diterapkan untuk mengatasi panik, jelas Irma.

Teknik ini dilakukan dengan memanfaatkan kelima indera, yaitu melihat, mendengar, mencium, merasakan sentuhan, dan mengecap. Misalnya, dengan memperhatikan warna sekitar, mendengarkan suara lembut, atau merasakan tekstur benda di tangan.

Menurut Irma, latihan ini membantu mengalihkan fokus dari pikiran yang memicu panik ke sensasi fisik yang lebih menenangkan.

  1. Gunakan aromaterapi untuk membantu relaksasi
    Selain teknik mental, Irma menyarankan penggunaan aromaterapi sebagai cara tambahan untuk menenangkan diri.

Saya selalu anjurkan untuk punya aromaterapi, entah itu di rumah, kendaraan, atau di mana pun. Sebab, indera penciuman manusia itu vital. Ketika mencium aroma yang menenangkan, itu langsung berdampak ke tubuh, jelasnya.

Aroma seperti lavender, peppermint, atau chamomile diketahui dapat membantu menurunkan stres dan memperlambat detak jantung.

  1. Berikan waktu pada tubuh untuk kembali tenang
    Ketika rasa panik mulai berkurang, penting untuk tidak memaksa diri langsung beraktivitas. Ambil waktu beberapa menit untuk bernapas perlahan dan merasakan tubuh kembali rileks.

Irma mengingatkan, panik yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun emosional. Maka dari itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya dan melakukan langkah sederhana seperti yang ia sarankan.

Rasa panik memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi dengan memahami tubuh dan melatih teknik relaksasi, siapa pun bisa belajar menenangkan diri.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar