7 Manfaat Kuliner Tutut: Meningkatkan Kecerdasan, Mencegah Anemia, dan Memperkuat Tulang

7 Manfaat Kuliner Tutut: Meningkatkan Kecerdasan, Mencegah Anemia, dan Memperkuat Tulang

7 Manfaat Kuliner Tutut: Meningkatkan Kecerdasan, Mencegah Anemia, dan Memperkuat Tulang

Kuliner Tradisional yang Menyimpan Banyak Manfaat Kesehatan

Tutut, atau keong sawah, adalah makanan tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Meskipun popularitasnya tergantikan oleh makanan instan, tutut tetap menjadi hidangan favorit bagi sebagian orang. Rasanya yang khas dan tekstur yang unik membuat tutut menarik untuk dikonsumsi.

Advertisement

Olahan tutut memang sangat menggugah selera. Harganya juga relatif terjangkau, dengan satu porsi bisa dibeli dengan harga sekitar Rp5 ribu. Pedagang tutut biasanya dapat ditemukan di pasar tumpah atau pasar kaget, namun kini ada juga versi yang lebih modern, seperti tutut yang dijual secara online.

Dalam kandungan tutut terdapat berbagai nutrisi penting seperti protein, fosfor, kalium, kalsium, zinc, dan zat besi. Selain itu, tutut juga kaya akan vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Berikut adalah tujuh manfaat kesehatan jika rutin mengonsumsi tutut:

1. Mengoptimalkan Fungsi Otak

Meski terlihat seperti makanan murahan, tutut memiliki khasiat luar biasa. Salah satunya adalah kemampuan untuk mengoptimalkan fungsi otak. Asam linoleat (omega-6) dan asam linolenat (omega-3) yang terkandung dalam tutut membantu menjaga kecerdasan otak. Omega-3 juga bermanfaat dalam mengurangi stres oksidatif, meningkatkan perkembangan otak pada anak, serta meningkatkan daya ingat.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Mengonsumsi tutut secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dengan penurunan kolesterol, tekanan darah akan lebih mudah terkontrol. Asam lemak tak jenuh dalam tutut juga berperan dalam mengurangi risiko hipertensi dan serangan jantung.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tutut yang kaya akan vitamin A, B, dan C mampu memperkuat sistem imunitas tubuh. Vitamin-vitamin ini bertindak sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas dan membantu tubuh menangkal infeksi dari virus dan bakteri.

4. Mengurangi Risiko Anemia

Kandungan zat besi dalam tutut cukup tinggi, sehingga membantu kelancaran produksi sel darah merah. Orang yang rutin mengonsumsi tutut akan terhindar dari anemia karena kekurangan zat besi.

5. Mempercepat Penyembuhan Luka

Protein yang terkandung dalam tutut membantu mempercepat penyembuhan luka. Protein ini juga merangsang regenerasi sel-sel baru, sehingga proses pemulihan setelah sakit menjadi lebih cepat.

6. Memperkuat Kepadatan Tulang

Kandungan protein dan kalsium dalam tutut baik untuk pertumbuhan tulang. Konsumsi rutin tutut dapat membantu mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan gigi.

7. Mencegah Diabetes

Tutut aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Protein dan lemak tak jenuh dalam tutut membantu memproduksi insulin, yang sangat penting untuk mencegah lonjakan gula darah.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar