
Peran Baru Achmad Jufriyanto di Persib Bandung
Achmad Jufriyanto, yang dikenal dengan nama panggilan Jupe, kini memasuki babak baru dalam perjalanan panjangnya bersama Persib Bandung. Sejak lama menjadi bagian penting dari lini pertahanan klub, pemain kelahiran tahun 1983 ini kini mulai aktif berada di sisi tim kepelatihan dalam beberapa sesi latihan terakhir. Perubahan peran ini menandai awal langkahnya menuju dunia kepelatihan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa Jupe sedang menjalani program extensive coaching experience sebagai bagian dari proses mendapatkan lisensi kepelatihan A. Dalam program tersebut, peserta diwajibkan untuk mengikuti kegiatan praktik langsung di klub peserta Super League atau Liga 2 sebagai syarat kelulusan.
Sejak musim lalu, Jupe sudah memegang peran ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Tahun ini, ia menjalani tahap lanjutan dari proses lisensinya. Kami ingin memberinya kesempatan untuk benar-benar belajar melalui pengalaman langsung di lapangan, ujar Bojan Hodak.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, keterlibatan Jupe bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga bentuk apresiasi klub atas dedikasi dan kontribusinya selama bertahun-tahun. Ia menilai pengalaman serta kecintaan Jupe terhadap Persib akan menjadi aset penting bagi tim.
Dia adalah legenda hidup bagi Persib. Jupe sudah memberikan banyak hal untuk klub ini, dan kami yakin kehadirannya di staf pelatih dapat menularkan semangat serta nilai-nilai Persib kepada generasi berikutnya, kata Bojan.
Komitmen Persib dalam Membangun Fondasi Masa Depan
Perubahan peran Jupe juga mencerminkan komitmen Persib dalam membangun fondasi kuat bagi masa depan tim, tidak hanya di level pemain tetapi juga kepelatihan. Klub ingin memastikan bahwa nilai-nilai, etos kerja, dan karakter khas Persib tetap terjaga melalui sosok-sosok yang lahir dari kultur internal sendiri.
Dengan pengalaman panjangnya di lapangan dan kedekatannya dengan tim, Jupe diharapkan menjadi jembatan antara generasi lama dan baru, sekaligus inspirasi bagi pemain muda yang ingin meniti jalan serupa. Hal ini juga menunjukkan bahwa Persib tidak hanya fokus pada peningkatan performa di lapangan, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia di dalam klub.
Beberapa poin penting terkait peran baru Jupe:
-
Pengalaman Langsung di Lapangan
Jupe mengikuti program pelatihan yang mengharuskannya menghabiskan waktu di lapangan untuk belajar secara langsung. Ini merupakan bagian dari proses mendapatkan lisensi kepelatihan A yang diperlukan untuk menjadi pelatih profesional. -
Peran Ganda sebagai Pemain dan Asisten Pelatih
Sejak musim lalu, Jupe telah memegang peran ganda, yaitu sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Hal ini membantunya lebih memahami dinamika tim dan proses pelatihan. -
Komitmen untuk Masa Depan Tim
Persib ingin memastikan bahwa nilai-nilai dan karakter khas klub tetap terjaga. Sosok seperti Jupe, yang memiliki hubungan erat dengan klub, akan menjadi contoh bagi pemain muda.
Harapan untuk Generasi Berikutnya
Jupe diharapkan bisa menjadi teladan bagi para pemain muda yang ingin meniti karier kepelatihan. Dengan pengalaman dan pengetahuannya tentang Persib, ia bisa membantu mentransfer nilai-nilai yang sudah dipegang oleh klub selama bertahun-tahun.
Dengan peran barunya, Jupe tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Persib, tetapi juga menjadi bagian dari masa depan klub. Kehadirannya di sisi pelatih menunjukkan bahwa Persib percaya pada kemampuan dan potensi para pemain lama untuk terus berkontribusi, bahkan setelah pensiun dari lapangan.
Kesimpulan
Perubahan peran Achmad Jufriyanto dari pemain menjadi anggota staf pelatih menunjukkan komitmen Persib dalam membangun fondasi yang kuat untuk masa depan. Dengan pengalaman dan dedikasinya, Jupe diharapkan bisa menjadi jembatan antara generasi lama dan baru, sekaligus inspirasi bagi pemain muda yang ingin meniti jalan serupa.
Komentar
Kirim Komentar