Allegri Kehilangan Kesabaran: Bangun, Santiago!

Allegri Kehilangan Kesabaran: Bangun, Santiago!

Advertisement

Nasib Santiago Gimenez di AC Milan Memperlihatkan Tanda-Tanda Kekhawatiran

Nasib Santiago Gimenez di AC Milan tampaknya sedang dalam situasi yang memprihatinkan. Hal ini terjadi setelah pelatih Massimiliano Allegri menunjukkan kekesalannya terhadap penyerang asal Meksiko tersebut dalam laga terakhir melawan Pisa. Hasil imbang 2-2 yang diraih oleh I Rossoneri dalam pertandingan pekan ke-8 Liga Italia masih meninggalkan banyak pertanyaan.

Gimenez, yang menjadi starter dalam pertandingan tersebut, kembali gagal mencetak gol. Ini adalah kelanjutan dari rentetan kegagalan yang telah ia alami sejak awal musim. Dalam 8 pertandingan dan 565 menit bermain di Serie A, penyerang yang dikenal dengan julukan Bebote itu belum berhasil menjebol gawang lawan.

Meskipun demikian, Gimenez memiliki satu gol dalam 10 penampilannya di musim ini, yaitu pada babak kedua Coppa Italia melawan Lecce pada 23 September lalu. Meski begitu, performanya di Liga Italia masih jauh dari harapan.

Allegri sebelumnya terus memberikan dukungan kepada Gimenez meskipun tidak kunjung mencetak gol. Pelatih AC Milan berargumen bahwa pemain tersebut bekerja keras untuk tim. Ia membantu dalam fase bertahan, membuka ruang bagi rekan setim, dan menjaga bola dari serangan lawan.

Namun, tugas utama seorang penyerang tetaplah mencetak gol. Dan Gimenez belum mampu melakukannya. Akhir-akhir ini, Allegri disinyalir mulai merasa gerah dengan performa penyerangnya, terlebih karena AC Milan saat ini sedang mengalami cedera panjang pada Christian Pulisic.

Saat Pulisic masih bermain, ketidaktajaman Gimenez sedikit tersembunyi karena tanggung jawab mencetak gol diambil alih oleh gelandang serang asal Amerika Serikat tersebut. Namun, sekarang posisi Gimenez semakin rentan.

Setiap kesalahan kecil bisa membuat Allegri memutuskan untuk mendepaknya dan mencari pengganti di bursa transfer. Peristiwa dalam laga melawan Pisa tampaknya menjadi indikasi bahwa kesabaran Allegri sudah habis.

Menurut laporan Corriere della Sera, Allegri meneriakkan kata-kata penuh kekesalan kepada Gimenez setelah tidak puas dengan penampilannya. Kalimat yang disebutkan adalah "Santiii, svegliati... Stai dormendo", yang berarti "Santi, ya ampun, bangun... Kamu tidur?" dalam Bahasa Indonesia.

Beberapa saat setelah diteriaki Allegri, Gimenez digantikan oleh Christopher Nkunku. Hal ini menjadi bukti bahwa pelatih AC Milan mulai kehilangan kesabaran terhadap penyerangnya.

Calciomercato melaporkan bahwa Milan kini mulai membidik penyerang baru untuk dikejar pada bursa transfer Januari mendatang. Dua nama yang disebutkan adalah Joaquin Panichelli dari klub Liga Prancis, Strasbourg, dan Franculino dari klub Liga Denmark, Midtylland.

Panichelli mencetak 7 gol dalam 8 penampilan di Ligue 1 2025-2026. Penyerang asal Argentina berusia 23 tahun itu juga telah mencetak 1 gol dalam 1 penampilan di UEFA Conference League.

Sementara itu, Franculino mengemas 11 gol dari 11 kali merumput di Liga Denmark. Striker asal Guinea-Bissau ini juga telah mencetak 2 gol dalam 3 penampilan di Liga Europa.

Dengan situasi seperti ini, nasib Santiago Gimenez di AC Milan semakin tidak pasti. Jika tidak segera menunjukkan perbaikan, kemungkinan besar ia akan segera dicari penggantinya.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar