Anies: 60 Persen Pekerja Indonesia Bekerja di Sektor Informal dengan Gaji Rendah

Anies: 60 Persen Pekerja Indonesia Bekerja di Sektor Informal dengan Gaji Rendah

Advertisement

Kondisi Pekerja di Sektor Informal dan Masalah Pengangguran

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menyampaikan pandangan mengenai kondisi pekerja di Indonesia. Ia menekankan bahwa sekitar 60 persen dari total pekerja Indonesia bekerja di sektor informal. Hal ini disampaikannya melalui unggahan video di akun Instagramnya, @aniesbaswedan, pada Jumat (24/10/2025).

Menurut Anies, pekerja di sektor informal biasanya memiliki upah yang rendah dan tidak memiliki perlindungan sosial serta hukum yang memadai. Ia juga menyebutkan bahwa banyak pekerja part time dengan jam kerja dan penghasilan yang tidak layak seringkali tidak dianggap sebagai pengangguran.

"Yang ketiga, mayoritas pekerja kita, 60an persen masih pekerja informal," ujarnya dalam video tersebut. "Kalau informal itu artinya apa? Upahnya cenderung rendah, tidak punya perlindungan sosial, tidak punya perlindungan hukum yang cukup."

Anies juga menjelaskan bahwa saat ini, jumlah pengangguran absolut meningkat meskipun persentasenya turun. Menurutnya, hal ini terjadi karena jumlah angkatan kerja yang semakin besar. Ia menyatakan bahwa pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani masalah ini.

  • Selain itu, kualitas pekerjaan juga melemah. Banyak pekerja yang bekerja secara part time semakin meningkat, sementara jumlah pekerja full time semakin berkurang.
  • Anies menyoroti bahwa pengangguran tertinggi masih didominasi oleh generasi muda. Mereka adalah kelompok yang penuh semangat tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, Anies juga mengkritik kenaikan upah pekerja yang dinilainya sangat kecil. Menurutnya, rata-rata kenaikan upah hanya sebesar 1,8 persen, sedangkan inflasi Indonesia mencapai 2,3 persen. Ia menyatakan bahwa kenaikan upah ini justru lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi.

"Nah, terakhir, rata-rata upah kita naiknya tipis. Presiden bilang inflasi kita ini 2,3 persen. Itu terendah di antara negara-negara G20. Masalahnya, upah kita naiknya cuma 1,8 persen," kata Anies. "Jadi, ya masih kalah sama inflasi. Apalagi inflasi makanannya malah justru makin tinggi. Jadi, pantas ya kalau banyak yang merasa apa yang ada di berita itu beda dengan apa yang ada di dompet."

Pernyataan Presiden tentang Tingkat Pengangguran

Presiden RI, Prabowo Subianto, menyebut bahwa tingkat pengangguran nasional berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (15/8/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyampaikan rencana pemerintah untuk menciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas, khususnya di bidang hilirisasi. Ia menekankan pentingnya pembangunan sistem kesehatan yang lebih adil dan merata.

Saat ini, program cek kesehatan gratis telah digunakan oleh lebih dari 18.000.000 warga. Prabowo juga menyebutkan bahwa 66 rumah sakit di 66 kabupaten sedang ditingkatkan kelasnya. Selain itu, ia menyatakan bahwa Kawasan Ekonomi Khusus Sanur akan dihadirkan sebagai pusat layanan medis bertaraf internasional agar masyarakat tidak perlu berobat ke luar negeri.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar