Bali United vs Persita Imbang 0-0, Johnny Jansen Kritik Lini Serang

Bali United vs Persita Imbang 0-0, Johnny Jansen Kritik Lini Serang


bali.aiotrade
, GIANYAR Bali United tidak berhasil melanjutkan rangkaian kemenangan mereka dalam pertandingan pekan ke-10 Super League 2025-2026 melawan Persita di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Sabtu (25/10) malam.

Advertisement

Bali United yang tampil agresif sejak menit awal akhirnya harus puas bermain imbang dengan skor akhir 00 melawan tim tamu, Persita. Meskipun menguasai sebagian besar permainan pada babak pertama, tim asuhan Johnny Jansen gagal memetik kemenangan.

Saya pikir, kami mengontrol hampir seluruh laga pada babak pertama, bermain dengan baik dan menciptakan beberapa peluang. Namun, lawan (Persita) adalah tim yang bagus dan bermain disiplin, ujar Johnny Jansen.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan tim meski gagal meraih kemenangan. Meski demikian saya bangga tim kami terus berkembang walau gagal meraih kemenangan, tambahnya.

Upaya Johnny Jansen untuk memperbaiki performa pemain seperti Ricky Fajrin Cum sius setelah keluar dari ruang ganti tidak banyak membawa hasil. Persita justru mengambil alih permainan, terutama setelah mantan pemain Bali United, Eber Bessa, dimasukkan oleh pelatih Persita Carlos Pena.

Meski dalam kondisi tertekan, Bali United masih mampu menciptakan beberapa peluang. Salah satunya datang dari gelandang Kadek Agung. Sayangnya, tendangan yang dilepaskan pesepak bola asal Luwus, Marga, Tabanan itu melenceng tipis dari sisi kanan gawang Persita.

Beberapa peluang gagal dieksekusi dengan baik, itu yang membuat saya kecewa. Dalam pertandingan semacam ini, kami harus bermain fokus, bisa mencetak gol dan memenangkan pertandingan, kata Johnny Jansen.

Selain itu, mantan pelatih klub Eredivisie, PEC Zwolle ini juga menyentil performa striker Bali United yang masih jauh dari ekspektasi suporter.

Untuk lini serang, tugasnya adalah menciptakan peluang dan mengeksekusinya menjadi gol. Sayang itu tidak terjadi pada laga kemarin, ucapnya.

Namun, Jo Jansen, sapaan akrabnya, tidak ingin menyalahkan para pemain depan karena gagal mengeksekusi peluang menjadi gol. Yang terpenting bagaimana bisa menciptakan banyak peluang untuk membuka kemungkinan mencetak gol.

Tim ini masih baru, setiap tahun selalu ada pergantian pemain. Kami terus berproses dan saya bangga kami berkembang lebih baik, tutur Johnny Jansen.

Hasil pertandingan ini tidak memengaruhi posisi klasemen kedua kesebelasan. Persita tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen Super League 2025-2026 dengan 17 poin, hasil dari lima kali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah.

Poin Persita sama dengan Persija yang pada laga sebelumnya mengalahkan tuan rumah Madura United dengan skor tipis 10.

Sementara itu, Bali United tertahan di peringkat ketujuh dengan 13 poin, hasil dari tiga kali menang, empat kali seri, dan dua kali kalah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar