
Dewa United Siap Berlaga di AFC Challenge League 20252026
Dewa United, klub asal Tangerang, siap memulai debutnya di kancah Asia dengan tampil pada AFC Challenge League (ACGL) 20252026. Klub ini menjadi salah satu dari dua wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia musim ini, bersama Persib Bandung yang berlaga di AFC Champions League Two (ACL Two). Kepastian itu diraih setelah Dewa United menutup Liga 1 Indonesia 20242025 di posisi runner-up.
Berdasarkan hasil undian, tim berjuluk Tangsel Warriors itu menempati Grup E bersama Shan United (Myanmar), Tainan City (Taiwan), dan Phnom Penh Crown (Kamboja). Seluruh laga fase grup digelar secara terpusat di Indomilk Arena, Tangerang, mulai 26 Oktober hingga 1 November 2025.
Menjadi tuan rumah di fase grup memberikan keuntungan bagi Dewa United, namun kondisi tim sedang tidak ideal. Dalam dua laga terakhir Liga 1, mereka menelan kekalahan beruntun dari Madura United dan PSIM Yogyakarta. Hasil tersebut membuat posisi Dewa United turun ke peringkat ke-12 dengan koleksi 10 poin.
Pelatih Jan Olde Riekerink kini dituntut mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Apalagi, pesaing di Grup E bukan tim sembarangan. Phnom Penh Crown merupakan juara Kamboja yang pernah menumbangkan Macarthur FC (Australia) 30 di AFC Cup 20232024, sementara Shan United dan Tainan City dikenal sebagai klub dominan di liga domestik masing-masing.
Aturan Poin AFC: ACGL Dapat Satu Pertiga dari Standar ACL Elite
Kiprah Dewa United di level Asia tidak hanya penting secara prestasi, tetapi juga berpengaruh terhadap peringkat klub dan liga Indonesia di AFC Club Competition Rankings. Berdasarkan Entry Regulations AFC 20242025, sistem poin ditetapkan berbeda untuk tiap kasta kompetisi.
Kompetisi utama, AFC Champions League Elite (ACLE), menjadi acuan penuh. Nilai di AFC Champions League Two (ACL Two) disetarakan dua pertiga dari ACLE, sedangkan AFC Challenge League (ACGL) disetarakan sepertiga (1/3) dari nilai ACLE. Artinya, satu kemenangan di ACGL bernilai 0,1 poin dari skala penuh AFC, sementara hasil imbang bernilai 0,05 poin.
Selain hasil pertandingan, AFC juga menetapkan bonus poin per tahap kompetisi. Untuk ACGL, rincian nilai mentah (raw points) adalah:
- Group Stage: 3 poin
- Quarter Final: 3 poin
- Semi Final: 1,5 poin
- Final: 1,5 poin
Total poin mentah tersebut kemudian dikonversi agar setara dengan kompetisi tertinggi menggunakan rumus: Total ACGL = (poin mentah (maksimum poin ACLE maksimum poin ACGL)) 1/3.
Dalam perhitungan resmi, nilai maksimum ACLE adalah 49,5 poin, sedangkan ACGL 33 poin, sehingga faktor penyesuaian yang umum digunakan adalah 0,5.
Simulasi Perhitungan Poin Dewa United
Dewa United memulai kiprahnya dengan nilai dasar 1.500 poin. Karena musim 20252026 hanya diwakili dua klub (Persib dan Dewa), setiap tambahan poin dari salah satu klub akan langsung memengaruhi rata-rata Member Association (MA) Indonesia secara signifikan.
Skenario 1 Sapu Bersih Fase Grup
Jika Dewa United memenangkan ketiga laga di fase grup, mereka akan memperoleh 9 poin kemenangan ditambah 3 poin bonus partisipasi. Total 12 poin mentah ini dikonversi menjadi 6 poin efektif (12 0,5). Dengan demikian, total nilai klub meningkat menjadi 1.506 poin. Kontribusinya terhadap peringkat Indonesia sebesar 3 poin (6 2 klub).
Skenario 2 Lolos ke Final dan Menjadi Juara
Untuk mencapai final dan menjuarai ACGL, Dewa United harus melewati delapan pertandingan mulai fase grup hingga final dengan kemungkinan total 24 poin kemenangan ditambah 9 poin bonus (3+3+1,5+1,5). Total 33 poin mentah itu dikonversi menjadi 16,5 poin efektif. Artinya, nilai klub naik menjadi 1.516,5 poin, dan kontribusi terhadap rata-rata Indonesia mencapai 8,25 poin (16,5 2).
Jika finis sebagai runner-up, nilainya sedikit lebih rendah, sekitar 15 poin efektif, dengan kontribusi 7,5 poin terhadap rata-rata nasional.
Poin yang diperoleh klub-klub Indonesia di AFC akan dihitung untuk menentukan posisi Indonesia Super League (Liga 1) dalam koefisien Asia. Nilai total dari kedua klub akan dirata-rata dan dimasukkan ke sistem 8-tahunan AFC, di mana musim terbaru berbobot penuh 1,0.
Kinerja positif Dewa United di ACGL dapat membantu memperbaiki posisi Indonesia di peringkat zona timur dan mempertahankan dua slot tetap untuk musim 20262027. Sebaliknya, hasil buruk akan mempersempit peluang menambah kuota untuk kompetisi AFC di masa depan.
Jadwal Fase Grup Dewa United di AFC Challenge League 20252026
- 26 Oktober 2025: Dewa United vs Phnom Penh Crown (19.00 WIB)
- 29 Oktober 2025: Tainan City vs Dewa United (19.00 WIB)
- 1 November 2025: Dewa United vs Shan United (19.00 WIB)
Seluruh pertandingan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, dan disiarkan langsung oleh RCTI.
Dengan keuntungan tampil di kandang sendiri, Dewa United diharapkan mampu menampilkan performa terbaik dan membawa poin penting bagi Indonesia di arena Asia. Jika mampu menembus babak final, Dewa bukan hanya menorehkan sejarah klub, tetapi juga membantu memperkuat posisi Super League dalam peta kompetisi sepak bola Asia.
Komentar
Kirim Komentar