Berita Arema Hari Ini Viral: Kalah 1-3 dari Borneo FC, Aremania Tantang Tim Resmi Usai Laga

Berita Arema Hari Ini Viral: Kalah 1-3 dari Borneo FC, Aremania Tantang Tim Resmi Usai Laga

Berita Arema FC Hari Ini: Kekalahan 1-3 dari Borneo FC dan Aksi Aremania


Arema FC kembali menelan kekalahan di kandang. Hasil skor akhir Arema FC Vs Borneo FC adalah 1-3 dalam laga Pekan 10 kompetisi BRI Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang pada Minggu (26/10/2025). Borneo FC mampu meraih kemenangan atas Arema FC dengan skor 1-3. Tiga gol Borneo FC dicetak oleh Peralta pada menit 3, Coutinho menit 78 dan Villa menit 90+11. Sementara gol Arema FC dicetak oleh Dalberto pada menit 90+7.

Advertisement

Banyak drama terjadi dalam pertandingan ini. Arema FC harus bermain dengan sembilan pemain setelah Julian Guevara dan Bayu Setiawan diusir wasit di babak kedua. Jalannya pertandingan, laga baru berjalan tiga menit, Borneo FC mampu unggul lebih dulu 1-0 melalui gol Peralta. Manfaatkan kemelut di depan gawang, pemain bernomor punggung 10 itu mampu membobol gawang Arema FC.

Tertinggal satu gol di menit awal membuat Arema FC berusaha untuk membalas. Singo Edan mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun transisi cepat yang diperagakan oleh pemain Borneo FC membuat Singo Edan cukup kewalahan. Praktis kontrol permainan di babak pertama ini dipegang sepenuhnya oleh Borneo FC. Beberapa kali anak asuh Fabio Lefundes ini memanfaatkan serangan melalui sektor sayap. Sedangkan build up yang dilakukan oleh Arema FC selalu kandas di jantung pertahanan Borneo FC.

Singo Edan sempat mendapatkan peluang emas melalui kaki Ian Puleio pada menit 38. Hanya saja sepakannya masih mampu diblok oleh penjaga gawang Borneo FC Nadeo Arga Winata. Tensi sempat meningkat saat laga memasuki menit 41. Pemain Arema FC Julian Guevara mendapatkan kartu kuning usai melanggar Peralta. Hingga wasit Steven Yubel Poli meniup peluit akhir babak pertama, skor 0-1 bertahan untuk keunggulan Borneo FC.

Memasuki babak kedua, Arema FC melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Valdeci dan Samuel Balinsa. Masuknya Valdeci membuat serangan Arema FC lebih bervariasi. Beberapa peluang diciptakan, seperti tendangan bebas Paulinho Mocellin yang masih ditepis oleh Nadeo pada menit 47. Serta upaya bicycle kick Dalberto pada menit 49 yang masih melambung jauh di atas gawang Borneo FC.

Arema FC yang ingin mengejar keunggulan justru mendapatkan petaka pada menit 58 dan 74. Dua pemain Arema FC Julian Guevara dan Bayu Setiawan mendapatkan kartu merah dari wasit. Bermain dengan sembilan pemain membuat upaya Arema FC untuk menyamakan angka cukup berat. Pada menit 78 Borneo FC justru mampu menggandakan keunggulan menjadi 0-2. Kali ini Countinho yang masuk sebagai pemain pengganti mampu membobol gawang Adi Satryo.

Drama terjadi pada menit 81. Arema FC sempat mendapatkan penalti dari wasit usai Valdeci dilanggar di kotak terlarang. Namun setelah melalui pengecekan VAR, wasit membatalkan keputusan penalti tersebut dan pertandingan kembali dilanjutkan. Memasuki menit 90+3, wasit kembali memberikan penalti untuk Arema FC setelah Salim Akbar Tuharea dilanggar oleh Nadeo Arga Winata di kotak terlarang. Wasit memutuskan penalti usai kembali melakukan pengecekan VAR. Dalberto yang menjadi algojo sukses memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Empat menit berselang, giliran Borneo FC yang menambah gol melalui Villa. Skor 1-3 akhirnya menutup akhir pertandingan sore hari ini. Atas hasil ini membuat Borneo FC semakin kokoh di puncak klasemen sementara BRI Super League. Sementara Arema FC harus mengalami hattrick kekalahan di kandang pada musim ini.

Aremania Hadang Tim Official Usai Laga

Luapan kekecewaan dilontarkan Aremania usai dikalahkan Borneo FC dengan skor 1-3 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025-2026 pada Minggu (26/10/2025). Lebih dari 50 Aremania menghadang official tim yang hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan Malang seusai pertandingan. Pelatih Arema FC, Marcos Santos beserta para pemain dan official tim langsung menemui Aremania yang menghadang mereka.

Dalam peristiwa itu, Aremania meluapkan kekecewaannya sebagai bentuk dukungan kepada tim Arema FC agar tak kalah lagi di kandang. Maklum saja, kekalahan 1-3 atas Borneo FC ini menjadikan Arema FC mengalami tiga kekalahan beruntun di kandang sendiri dalam kompetisi BRI Super League. Kondisi itu menodai Stadion Kanjuruhan Malang yang selama ini dikenal cukup sangar bagi lawan.

"Saya memberikan warning kepada kalian,"
"Kami gak mau kalah lagi di kandang. Kami suporter, sampai hidup sampai meninggal akan tetap di tribun,"
"Kami bukan merendahkan, tapi kalau pemain, pelatih manajemen, official bisa berganti-ganti orang, tapi jiwa kami tetap Arema," kata Sam Nawi dari Curva Sud Arema.

Sam Nawi menambahkan, tidak ada alasan lagi bagi Arema FC untuk kembali menelan pil pahit di kandang sendiri. Ia pun memahami akan kerja keras pemain, pelatih dan official tim yang terus berjuang selama ini. Akan tetapi, ia berpesan kepada tim Arema FC juga memahami apa yang diinginkan oleh Aremania.

"Secara teknis kami gak mau tahu, yang penting kalian menang di kandang. Karena kandang kami dari dulu adalah kandang yang sangar,"
"Bermainlah dengan jiwa. Kami paham dengan kerja keras kalian tapi kalian juga harus memahami kami. Karena dimanapun Arema berada kami akan selalu ada," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Arema FC Marcos Santos mendengar masukan dari Aremania. Ia mendapatkan terjemahan dari Claudio de Jesus, mantan pemain Arema yang bertugas menjadi translater. Marcos berjanji di laga selanjutnya akan memberikan kemenangan untuk Arema FC di laga kandang.

"Saya berjanji dengan kalian. Apapun yang terjadi di luar, kalian gak mau nonton di stadion atau menonton langsung di stadion tapi di pertandingan kandang selanjutnya harus menang," tandasnya.

Setelah pertemuan keduanya, seluruh official tim Arema FC kembali ke bus dan Aremania memberikan dukungan dan motivasi melalui yel-yel dan nyanyian.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar