Borneo FC Mengamankan Kemenangan di Stadion Kanjuruhan
Pertandingan antara Borneo FC Samarinda melawan Arema FC dalam laga pekan ke 10 Super League berlangsung pada Minggu (26/10/2026) di Stadion Kanjuruhan Malang. Tim tamu, Borneo FC, memulai pertandingan dengan agresif dan langsung menyerang gawang Arema FC sejak awal.
Babak Pertama yang Penuh Tantangan
Pada babak pertama, peluang pertama datang dari Arema FC melalui tendangan Paulinho yang melambung di atas mistar gawang Nadeo Argawinata. Namun, Borneo FC segera membalas dengan gol cepat di menit ke-3. Juan Villa menyundul umpan Westerley Caxambu Garcia Noguera yang mengenai mistar gawang, kemudian bola memantul ke hadapan Peralta yang langsung menyonteknya ke sudut kanan gawang Arema. Skor menjadi 1-0 untuk Borneo FC.
Unggul satu gol, Borneo FC terus melancarkan serangan. Peluang Peralta ditepis keras oleh kiper Adi Satrio di penghujung babak pertama. Skor tetap 1-0 hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua yang Dinamis
Babak kedua dimulai dengan intensitas pertandingan yang semakin tinggi. Borneo FC lebih banyak melakukan serangan balik sementara Arema memanfaatkan celah pertahanan Borneo FC serta situasi bola mati.
Di menit ke-46, Paulinho mencoba tendangan bebas setelah Ricardo Pakpahan melakukan pelanggaran terhadap Bayu Setiawan. Tendangan ini berhasil ditangkis Nadeo Argawinata dan menghasilkan sepak pojok untuk Arema. Namun, tidak ada peluang yang tercipta dari dua sepak pojok tersebut.
Menit ke-48, striker Brasil Dalberto Luan Belo menerima umpan akurat dari Paulinho, namun tendangannya melenceng dari gawang Nadeo Argawinata.
Kartu Merah dan Perubahan Strategi
Di menit ke-57, bek tengah Arema Julian Guevara mendapatkan kartu kuning kedua setelah tangannya mengenai leher Mariano Peralta. Wasit Steven Yubel Poli memberikan kartu merah untuk Julian Guevara. Hal ini membuat Arema harus berhati-hati dalam bertahan.
Arema FC tetap berusaha menyerang meski dalam kondisi jumlah pemain yang lebih sedikit. Di menit ke-64, sundulan Dalberto Luan Belo mengenai mistar gawang, tetapi tidak bisa berbuah gol.
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Muhammad Baker Al Hussein dan Douglas Coutinho menggantikan Maicon Suarez dan Weterley Caxambu Garcia Noguera.
Gol Tambahan dan Penalti Akhir
Di menit ke-69, Joel Vinicius mencoba tendangan dari luar kotak penalti, namun berhasil dibendung oleh kiper Adi Satrio. Di menit ke-73, bek Arema Bayu Setiawan mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan Mariano Peralta.
Di menit ke-77, Borneo FC mencetak gol tambahan melalui Douglas Coutinho. Ia menerima umpan akurat Rivaldo Enero Pakpahan dan langsung menyepak bola dari sudut sempit ke gawang Arema. Skor berubah menjadi 2-0.

Di menit ke-81, Haykal Al Hafiz melakukan tekel terlambat terhadap Valdeci dalam kotak penalti. Wasit melakukan pemeriksaan melalui VAR dan menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran yang layak dihukum penalti.
Arema FC akhirnya mendapatkan peluang penalti di menit ke-93 setelah kiper Borneo FC Nadeo Argawinata melanggar Salim Akbar Tuharea di dalam kotak penalti. Wasit memastikan pelanggaran tersebut dan memberikan hadiah penalti.
Di menit ke-96, Dalberto Luan Belo mengecoh Nadeo Argawinata dan sukses menjebol gawang Arema. Skor berubah menjadi 2-1. Gol ini membuat Dalberto Luan Belo menjadi top skor sementara Super League dengan 9 gol.
Gol Penutup dan Hasil Akhir
Di menit ke-101, Juan Villa mencetak gol indah dari luar kotak penalti setelah menerima umpan dari M Sihran. Gol ini memperkuat skor menjadi 3-1 untuk Borneo FC.
Di menit ke-102, M Sihran mencoba tendangan keras dari umpan Fajar Fathur Rahma, namun gagal membuahkan gol. Skor akhir pertandingan adalah 3-1 untuk Borneo FC.
Hasil ini memperkuat posisi Borneo FC di puncak klasemen tanpa terkalahkan. Dengan 24 poin, mereka unggul tujuh poin dari Persija dan Persita di posisi 2 dan 3.
Sementara itu, Arema FC asuhan pelatih Marcos Santos kini berada di urutan ke-8.
Komentar
Kirim Komentar