
Panduan Lengkap Mendaftar Haji Reguler di Indonesia Tahun 2025
Mendaftar haji reguler di Indonesia kini menjadi lebih mudah dan transparan berkat sistem yang dikelola oleh Kementerian Agama RI. Berikut adalah panduan lengkap dan terbaru untuk mendaftar haji reguler pada tahun 2025.
1. Persiapkan Dokumen Penting
Sebelum mengajukan pendaftaran haji, Anda perlu mempersiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen-dokumen ini akan digunakan sebagai bukti identitas dan keabsahan pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan antara lain:
- KTP asli dan fotokopi
- Kartu Keluarga (KK)
- Akte kelahiran atau ijazah terakhir (sebagai bukti usia)
- Pas foto berwarna dengan latar belakang putih dan ukuran 3x4 sebanyak 5 lembar
- Nomor Pokok Keimigrasian (NIK) dan alamat email aktif
Dokumen-dokumen ini harus dalam kondisi lengkap dan valid agar tidak menghambat proses pendaftaran.
2. Datang ke Bank Penerima Setoran (BPS BPIH)
Setelah semua dokumen siap, langkah selanjutnya adalah membuka rekening tabungan haji di salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Beberapa bank yang menyediakan layanan ini antara lain:
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- Bank Muamalat
- BNI Syariah
- BRI Syariah
- Mandiri Syariah
- Bank Mega Syariah
Prosedur di bank meliputi:
- Petugas akan memverifikasi data dan dokumen.
- Anda menyetorkan setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp25.000.000.
- Anda akan menerima bukti setoran awal (SPPH - Surat Pendaftaran Pergi Haji).
3. Daftar ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota
Setelah mendapatkan SPPH dari bank, Anda wajib datang ke Kantor Kemenag sesuai domisili di KTP untuk verifikasi dan pendaftaran resmi. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Bawa dokumen asli dan fotokopi lengkap serta SPPH dari bank.
- Petugas Kemenag akan melakukan perekaman biometrik dan foto wajah.
- Setelah data lengkap, Anda akan memperoleh nomor porsi haji nasional.
Nomor porsi inilah yang menentukan perkiraan tahun keberangkatan haji Anda.
4. Cek Nomor Porsi dan Estimasi Keberangkatan
Anda dapat mengecek nomor porsi haji melalui situs resmi Kementerian Agama. Masukkan nomor porsi (10 digit), maka akan muncul informasi seperti:
- Nama calon jamaah
- Nomor porsi
- Tanggal pendaftaran
- Estimasi tahun keberangkatan
5. Lakukan Pembayaran Pelunasan Saat Diumumkan
Ketika tiba masa keberangkatan sesuai nomor porsi, Kemenag akan mengumumkan jadwal pelunasan biaya haji. Biasanya biaya pelunasan berkisar antara Rp35Rp50 juta, tergantung tahun dan kebijakan pemerintah. Anda harus datang kembali ke bank tempat mendaftar untuk melunasi BPIH dan mendapatkan bukti pelunasan.
6. Mengikuti Manasik Haji
Setelah semua pembayaran dan dokumen selesai, calon jamaah wajib mengikuti manasik haji yang diselenggarakan oleh Kemenag Kabupaten/Kota. Manasik ini mencakup:
- Tata cara ibadah haji sesuai sunnah
- Latihan praktis thawaf, sai, dan wukuf
- Pembekalan kesehatan dan logistik
7. Pemeriksaan Kesehatan dan Penerbitan Paspor Haji
Sebelum keberangkatan, jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan tahap 1 dan 2 di puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk. Jika dinyatakan layak berangkat, Anda akan diarahkan untuk membuat paspor haji di Kantor Imigrasi.
8. Menunggu Kloter dan Jadwal Pemberangkatan
Ketika jadwal keberangkatan sudah ditetapkan, Anda akan mendapatkan:
- Nomor kloter (kelompok terbang)
- Tanggal keberangkatan dan embarkasi
- Perlengkapan haji (kain ihram, koper, dan identitas resmi)
Estimasi waktu tunggu haji di Indonesia bervariasi tergantung provinsi. Sebagai contoh (perkiraan 2025):
- Aceh: 30 tahun
- Jawa Barat: 3540 tahun
- Kalimantan Selatan: 25 tahun
- Sulawesi Selatan: 35 tahun
Oleh karena itu, semakin cepat mendaftar, semakin cepat pula jadwal keberangkatan Anda.
Tips Penting Sebelum Mendaftar Haji
- Pastikan dana setoran awal benar-benar tersedia (tidak diambil kembali).
- Gunakan email dan nomor HP aktif, karena semua informasi dikirim melalui sistem online.
- Periksa estimasi keberangkatan secara berkala melalui situs Kemenag.
- Jika ingin berangkat lebih cepat, Anda bisa mempertimbangkan program Haji Khusus (ONH Plus) dengan biaya sekitar Rp130Rp160 juta dan waktu tunggu 57 tahun.
Kesimpulan
Mendaftar haji kini jauh lebih mudah dan transparan melalui sistem terintegrasi antara Bank Syariah dan Kemenag RI. Dengan setoran awal Rp25 juta, Anda sudah memiliki nomor porsi haji nasional yang menjamin tempat dalam antrean resmi keberangkatan.
Komentar
Kirim Komentar