Dengar Suara Patahan Atap Lapangan Padel yang Roboh di Meruya, Warga: Sangat Keras

Dengar Suara Patahan Atap Lapangan Padel yang Roboh di Meruya, Warga: Sangat Keras

Advertisement

Kejadian Atap Lapangan Padel Ambruk di Jakarta Barat

Pada hari Minggu (26/10/2025) sore, warga di sekitar Taman Villa Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, sempat mendengar suara patahan sebelum atap lapangan padel ambruk. Peristiwa ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut.

Nando (26), salah satu warga setempat, menceritakan bahwa ia sedang melintas di depan lapangan padel ketika kejadian berlangsung. Ia melihat atap bergoyang sekitar pukul 15.00 WIB. Suara patahan yang cukup keras terdengar dari atas, dan tak lama kemudian atap tersebut langsung jatuh.

Saya dengar bunyi patahan, kayak suara pipa patah dari atas, keras banget. Enggak sampai lima menit langsung jatuh, ujar Nando saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah atap ambruk, banyak orang berlarian keluar lapangan. Mereka mengaku panik dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang bawaannya.

Orang langsung pada lari semua, takut kena reruntuhan, kata dia.

Menurut Nando, lapangan padel tersebut baru berdiri sekitar dua bulan dan sering ramai pengunjung, termasuk sejumlah artis. Baru satu atau dua bulan berdiri, tapi ramai terus. Bahkan malam juga buka, tambahnya.

Pengalaman Safina: Terkejut dengan Suara Keretak-Keretek

Safina (66), warga Cinere, Depok, yang sedang mengikuti kegiatan padel di lokasi kejadian, juga mendengar suara patahan sebelum atap ambruk. Awalnya, kondisi cuaca membaik setelah hujan angin, namun lama-kelamaan semakin kencang dan terdengar suara keretak-keretek.

Awalnya kan hujan angin, tapi lama kelamaan makin kenceng terus bunyi keretak-keretek, 'waduh apa tuh saya lihat, udah deket begini ceiling - ceiling-nya,' kata Safina.

Ia segera berlari menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang-barangnya. Saat itu, kondisi atap sudah mau ambruk.

Pas saya sampai tangga, langsung bunyi ambruk, jatuh atapnya. Saya langsung kabur ke parkiran, jelas dia.

Safina mengatakan, saat kejadian lapangan padel tersebut tengah menggelar pertandingan semifinal yang dihadiri banyak pengunjung. Ia merasa bersyukur karena tidak ada korban jiwa.

Banyak, di dalam banyak banget karena hari ini kan lagi semifinal, lagi ada kompetisi, jadi lagi ramai banget, jelas dia.

Meski selamat, Safina mengaku trauma atas peristiwa itu. Ia menilai atap lapangan padel tersebut kurang kuat sehingga mudah roboh.

Kalau menurut saya sih dari pondasinya ya yang kurang kuat. Seharusnya dipatenin, tapi kayaknya enggak paten, kata dia.

Video Viral di Media Sosial

Sebelumnya, peristiwa tersebut terekam kamera dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam pada hari yang sama. Dalam video yang diunggah, terlihat detik-detik para pengunjung berteriak karena panik dan menyelamatkan diri dari saat atap mulai ambruk.

Mereka tampak berlarian mencari tempat aman lantaran atap seng lapangan padel itu ambruk, bahkan beberapa bagian terlepas dari kerangkanya.

Penjelasan Wali Kota Jakarta Barat

Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Uus Kuswanto membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Meruya.

"Sarana olahraga padel telah terjadi kerusakan akibat angin ketika hujan. Awal mula kejadian ketika hujan deras disertai angin kencang menerjang atap lapangan tenis dan atap itu terhempas angin," ujar Uus saat dikonfirmasi, Minggu (26/10/2025).

Akibat kejadian itu, sebanyak enam atap lapangan padel mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

"Karyawan memanggil pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," kata dia.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap kerusakan di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar