
Festival Gandrung Sewu 2025: Kebangkitan Ekonomi di Banyuwangi
Festival Gandrung Sewu 2025 yang digelar di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (25/10/2025) berhasil mencuri perhatian publik. Acara ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi momen penting dalam membangkitkan perekonomian di berbagai sektor.
Acara yang dihadiri oleh 1.400 penari ini menarik antusiasme besar dari wisatawan dan warga Banyuwangi. Selain menjadi hiburan, festival ini juga menjadi ajang promosi budaya lokal yang kaya akan nilai tradisional. Dengan kehadiran ribuan pengunjung, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan sektor akomodasi mengalami peningkatan signifikan.
Pelaku UMKM Merasakan Manfaat Besar
Para pedagang UMKM yang berjualan di sekitar lokasi festival mengaku merasa sangat untung. Dagangan mereka laris manis karena diserbu oleh warga dan wisatawan yang hadir. Antusiasme yang tinggi membuat omzet para pedagang meningkat tajam.
Selvi, salah satu pedagang Bakpao Panda, mengungkapkan bahwa omzetnya hari ini bisa mencapai Rp2 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasanya yang hanya sampai Rp1 juta. Hal serupa juga dialami oleh Mas Ulah, penjual es teler alpukat kocok dan manisan buah kering. Ia mengaku mendapat untung jutaan rupiah selama tiga hari berjualan.
Alhamdulilah laris manis jualan saya. Terima kasih Ibu Bupati yang telah konsisten menggelar berbagai event di Banyuwangi, ujarnya.
Nanang, penjual es asongan, juga mengakui bahwa ia selalu berjualan minuman keliling setiap ada event yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi. Ia mengatakan bahwa omzet yang diperoleh bisa mencapai Rp500 ribu setiap harinya.
Sektor Akomodasi Ikut Menikmati Dampak Positif
Tidak hanya pelaku UMKM, sektor penginapan juga ikut menikmati dampak positif dari festival ini. Hotel dan homestay di sekitar lokasi acara mencatat tingkat hunian yang hampir penuh menjelang hari pelaksanaan festival.
General Manager Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center, Catur Rahmadi, mengatakan bahwa tingkat hunian tamu hotel mencapai 90 persen hingga malam hari. Ia berharap event-event lainnya juga terus memberikan dampak positif.
Dampak Ekonomi yang Luas
Festival Gandrung Sewu yang masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) juga membantu meningkatkan pendapatan jasa rias penari Gandrung dan penyedia kostum. Selain itu, sektor transportasi juga turut merasakan manfaatnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa berbagai event yang diselenggarakan daerah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi.
Tujuan utama kita tidak hanya memperkenalkan Banyuwangi. Tapi menggerakkan semua sektor, agar semuanya berdampak, dan semuanya bisa merasakan multiplier effect pariwisata yang tumbuh di Banyuwangi, katanya.
Kesimpulan
Festival Gandrung Sewu 2025 tidak hanya menjadi ajang seni dan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Banyuwangi. Dengan partisipasi aktif dari berbagai sektor, festival ini membuktikan bahwa pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang kuat.
Komentar
Kirim Komentar