FPEB UPI Gelar Seminar Ekspor untuk Entrepreneur Muda di Pasar Global

FPEB UPI Gelar Seminar Ekspor untuk Entrepreneur Muda di Pasar Global

FPEB UPI Gelar Seminar Ekspor untuk Entrepreneur Muda di Pasar Global

Seminar Meretas Jalan Ekspor: Peluang dan Tantangan Entrepreneur Muda di Pasar Global

Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI) mengadakan seminar yang bertujuan memberikan wawasan tentang peluang bisnis bagi para entrepreneur muda di pasar global. Melalui acara ini, peserta diajak untuk memahami delapan pekerjaan layak serta peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam pertumbuhan ekonomi melalui bisnis internasional.

Advertisement

Seminar yang berjudul "Meretas Jalan Ekspor: Peluang dan Tantangan Entrepreneur Muda di Pasar Global" diselenggarakan di Auditorium FPEB UPI pada hari Kamis, 23 Oktober 2025. Acara ini diinisiasi oleh FPEB UPI bekerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Eximbank, dan media Bisnis Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Heny Hendrayati, S.IP.,MM selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu FPEB UPI. Kehadiran para narasumber yang memiliki latar belakang profesional di bidang ekonomi dan kebijakan menjadi salah satu daya tarik utama dari seminar ini.

Narasumber yang hadir antara lain:

  • Romadhon Falaqh, Economist Junior Specialist Indonesia Eximbank Institute, yang membahas tantangan dan peluang ekspor.
  • Alfan Mansur, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Strategis Stabilisasi Ekonomi, Ditjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, yang menjelaskan peran APBN dalam mendorong ekspor sebagai pilar ekonomi Indonesia.
  • Nenden Rospiani, CEO CV Restu Mande, yang berbagi pengalaman UKM Go Global dan kisah sukses Restu Mande dalam meraih pasar internasional.
  • Dr. Navik Istikomah, S.E., M.Si, dosen Prodi Pendidikan Ekonomi FPEB UPI.
  • Dinda Wulandari, Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Jabar.

Selain itu, hadir juga para pimpinan seperti:

  • Irvan Darmawan, Kepala Departemen Talent Acquisition & People Development, Indonesia Eximbank, yang membahas bagaimana LPEI mendukung ekspor nasional dengan mengembangkan usaha para pelaku ekspor agar memiliki daya saing global.
  • Risqi Sita Novanti, Kasubbag Edukasi Publik Biro KLI, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 4 terkait Pendidikan Berkualitas. Tujuannya adalah agar semua peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan. Hal ini mencakup pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, termasuk pemahaman tentang pentingnya ekspor dan kewirausahaan.

Selain itu, acara ini juga mendukung SDGs Goal 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan menggalakkan kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja layak, kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi. Acara ini juga mendorong formalisasi dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk melalui akses terhadap jasa keuangan.

Kesimpulan

Melalui seminar ini, FPEB UPI tidak hanya memberikan wawasan tentang peluang ekspor, tetapi juga berkomitmen untuk membangun generasi muda yang siap menghadapi tantangan pasar global. Dengan kolaborasi antara institusi pendidikan, lembaga pemerintah, dan media, diharapkan akan lahir lebih banyak entrepreneur muda yang mampu berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar