Frenkie de Jong Bela Lamine Yamal Usai Dihakimi Real Madrid

Frenkie de Jong Bela Lamine Yamal Usai Dihakimi Real Madrid

Advertisement

Barcelona Kalah dari Real Madrid dalam El Clasico

Pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid dalam lanjutan pekan ke-10 Liga Spanyol 2025-2026 berakhir dengan kemenangan untuk tim tamu. Real Madrid berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang dikenal sebagai "El Clasico". Gol kemenangan Real Madrid dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-22 dan Jude Bellingham pada menit ke-43, sementara satu-satunya gol Barcelona berasal dari Fermin Lopez di menit ke-38.

Meskipun pertandingan ini berakhir dengan kekalahan bagi Barcelona, perhatian utama publik justru tertuju pada Lamine Yamal, pemain muda berusia 18 tahun yang menjadi sorotan bukan karena performanya di lapangan, tetapi karena komentarnya sebelum pertandingan. Yamal melakukan psywar terhadap Real Madrid beberapa hari sebelum laga, menyebut mereka sebagai "perampok" dan mengklaim bahwa tim tersebut sering diuntungkan oleh keputusan wasit serta suka mengeluh.

"Ya, mereka suka merampok, mereka mengeluh, mereka melakukan sesuatu," ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa kunjungan terakhir Barcelona ke Bernabeu berakhir dengan menyenangkan. "Saya sudah pernah mencetak skor di Bernabeu, ingat? Skornya 4-0," tambahnya.

Insiden Pascapertandingan: Yamal 'Dikeroyok' Real Madrid

Usai pertandingan, Lamine Yamal terlibat perselisihan dengan dua pemain Real Madrid, yaitu Dani Carvajal dan Vinicius Junior. Kapten Real Madrid tersebut terlihat mengoceh ke arah Yamal hingga Eduardo Camavinga melerai keduanya. Thibaut Courtois juga ikut terlibat dalam insiden ini, meski akhirnya dicegah oleh rekan-rekannya.

Saat Yamal hendak masuk ke lorong stadion, ia langsung diserang oleh Vinicius Junior sebelum akhirnya dicegah oleh pihak keamanan. Sebelum aksi tersebut terjadi, Vini sempat terlibat adu mulut dengan Yamal. Aksi para bintang Los Blancos ini dianggap sebagai balasan atas ucapan kontroversial Yamal yang dinilai menyinggung Real Madrid.

Frenkie de Jong Membela Yamal

Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, mengecam tindakan Carvajal dan membela Lamine Yamal. Menurut De Jong, reaksi para pemain Real Madrid berlebihan dan tidak seharusnya dilakukan. "Reaksi para pemain Real Madrid sangat dilebih-lebihkan. Jika Anda mengenal Lamine dan Anda pikir dia tidak perlu membuat pernyataan seperti itu, Anda berbicara dengannya secara pribadi. Mengapa harus membuat gestur di lapangan?" katanya.

De Jong juga menilai bahwa apa yang dikatakan Yamal tidak cukup berat untuk dibesar-besarkan. "Lagipula, itu bukan masalah besar. Saya tidak mendengar Lamine mengatakan bahwa Real Madrid mencuri secara langsung," ujarnya.

Komentar De Jong Usai Kalah di El Clasico

Frenkie de Jong memberikan komentar terkait kekalahan Barcelona atas Real Madrid dalam pertandingan El Clasico. Ia mengkritik performa rekan-rekannya yang dinilai kurang baik dalam menghadapi Real Madrid. "Jika Anda tidak tajam, mereka akan menyerang Anda melalui serangan balik dan menciptakan bahaya. Kami perlu menciptakan peluang dan meningkatkan diri."

Ia juga menyebut bahwa Barcelona lebih menguasai bola di babak kedua, tetapi kurang mampu menciptakan peluang bersih. Selain itu, situasi dengan Lamine Yamal kemungkinan akan berlarut-larut dalam beberapa hari mendatang, terutama setelah insiden Carvajal terjadi.

Dukungan untuk Yamal

Frenkie de Jong beserta seluruh tim Barcelona bertekad untuk melindungi pemain berusia 18 tahun tersebut dalam situasi seperti ini. Tentu saja, sang wonderkid akan mendapatkan dukungan penuh dari rekan-rekan setimnya, staf pelatih, dan pejabat klub.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar