Gelombang Protes Bonek Masih Menggelegar, Ancaman Kosongkan Tribun

Gelombang Protes Bonek Masih Menggelegar, Ancaman Kosongkan Tribun

Gelombang Protes Bonek Masih Menggelegar, Ancaman Kosongkan Tribun

Komentar Suporter Persebaya Membanjiri Media Sosial

Hasil imbang 0-0 antara Persebaya Surabaya dan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (24/10/2025) memicu respons yang sangat keras dari para suporter. Meski bermain dengan sembilan pemain sejak babak pertama, Persebaya gagal mencetak gol dan hanya membawa pulang satu poin. Komentar di media sosial Persebaya dipenuhi kritik terhadap pelatih, strategi, dan manajemen.

Advertisement

Eduardo Perez, pelatih Persebaya, memuji perjuangan tim, menyebut para pemain menunjukkan kekuatan luar biasa. Namun narasi klub soal perjuangan luar biasa justru memicu reaksi keras dari suporter. Tagar #EduOut muncul ratusan kali, disertai seruan agar klub segera mengganti pelatih.

Beberapa suporter menyebut permainan Persebaya sudah buruk sejak menit awal, bahkan saat masih bermain dengan 11 pemain. Komentar seperti Mainmu cap gathel, kosongkan tribun, tulis salah satu komentar bonek di akun Persebaya Surabaya. Banyak yang menyebut pelatih minim taktik, dan menyarankan agar Persebaya segera merekrut Bernardo Tavares.

Ganti pelatih ke @bernardotavares80. Jelas apik kui pelatih e, tulis akun lain. Beberapa komentar juga menyebut manajemen lebih fokus pada konten media sosial ketimbang prestasi. Kakean konten, bukane evaluasi & rombak besar-besaran, tulis akun @rizal*.

Ada pula yang menyarankan aksi kosongkan tribun sebagai bentuk protes terhadap manajemen. Wes talah rek, pokok mene tgl 2 kosongkan tribun ae ben manajement delok motoe, tulis akun lain. Sebagian suporter juga menyebut minimnya kreativitas lini tengah sudah terlihat sejak musim lalu.

Protes Terhadap Harga Tiket dan Performa Tim

Komentar juga menyoroti penjualan tiket laga Persebaya vs Persis Solo yang sudah dibuka. Harga tiket dimulai dari Rp50.000 untuk pelajar hingga Rp300.000 untuk Superfans Bawah. Penjualan tersedia via APPS Persebaya Selamanya dan website resmi www.persebaya.id. Penukaran tiket dilakukan di lima outlet resmi, tidak tersedia di stadion.

Namun banyak suporter menyatakan enggan datang ke stadion karena kecewa dengan performa tim. Sebagian memilih jadi penonton layar kaca, menyebut stadion bukan lagi tempat hiburan. Tak dadi bonek layar kaca ae. Babah di ilokno, tulis akun lain.

Evaluasi Menyeluruh Diperlukan

Gelombang kritik ini menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya harus segera melakukan evaluasi menyeluruh. Kritik terhadap pelatih, strategi, dan manajemen telah memicu respons yang sangat besar dari para suporter. Masalah ini tidak hanya terkait hasil pertandingan, tetapi juga tentang bagaimana klub mengelola hubungan dengan pendukung setia mereka.

Suporter menginginkan perubahan yang nyata, baik dalam hal taktik, pengambilan keputusan, maupun komunikasi dengan publik. Mereka ingin melihat klub yang lebih proaktif dalam menghadapi kritik dan lebih transparan dalam menjalani proses evaluasi.

Komentar Publik yang Mengemuka

Beberapa isu utama yang muncul dari komentar publik antara lain:

  • Kritik terhadap pelatih Eduardo Perez yang dinilai tidak mampu memberikan strategi yang efektif.
  • Kecaman terhadap manajemen yang dinilai terlalu fokus pada konten media sosial daripada pada peningkatan prestasi tim.
  • Seruan untuk segera mengganti pelatih dengan sosok yang lebih mumpuni, seperti Bernardo Tavares.
  • Protes terhadap harga tiket yang dinilai terlalu mahal bagi sebagian suporter.
  • Aksi kosongkan tribun sebagai bentuk protes terhadap kebijakan klub.

Peran Suporter dalam Membentuk Nasib Klub

Suporter Persebaya tidak hanya sekadar penonton, tetapi juga bagian penting dari proses pengambilan keputusan klub. Kritik yang mereka sampaikan mencerminkan kekecewaan terhadap performa tim dan kebijakan yang diambil oleh manajemen. Mereka menginginkan perubahan yang signifikan, baik dalam hal taktik, manajemen, maupun komunikasi dengan publik.

Dalam situasi seperti ini, klub perlu mendengarkan keluhan suporter dan segera merancang strategi yang dapat mengembalikan kepercayaan mereka. Tanpa dukungan yang kuat dari pendukung setia, kesuksesan klub akan sulit diraih.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar