Gol Pertama untuk Chelsea, Alejandro Garnacho Kirim Pesan Jelas ke Manchester United

Gol Pertama untuk Chelsea, Alejandro Garnacho Kirim Pesan Jelas ke Manchester United

Gol Pertama untuk Chelsea, Alejandro Garnacho Kirim Pesan Jelas ke Manchester United

Gol Pertama Alejandro Garnacho untuk Chelsea Membuktikan Potensinya

Alejandro Garnacho, pemain muda asal Argentina yang baru saja bergabung dengan Chelsea, berhasil mencetak gol pertamanya dalam laga melawan Sunderland di Liga Inggris 2025/2026. Gol tersebut tercipta hanya empat menit setelah pertandingan dimulai, memberikan sinyal kuat bahwa ia siap menjadi bagian penting dari tim The Blues.

Advertisement

Garnacho, yang berusia 21 tahun, memperoleh umpan akurat dari Pedro Neto yang berhasil melewati pertahanan Sunderland. Dengan kecepatannya yang luar biasa, ia kemudian menggiring bola melewati Nordi Mukiele sebelum menendang bola di antara kaki Robin Roefs dan masuk ke gawang. Momen ini membuatnya sangat senang, sehingga ia langsung duduk di papan reklame dan merentangkan tangan ke arah para pendukung tuan rumah seolah-olah berkata, "Siapa lagi kalau bukan aku?"

Kemampuan Garnacho dalam mencetak gol ini menunjukkan bahwa jika diberi kesempatan, ia bisa menjadi aset berharga bagi Chelsea. Namun, waktu bermainnya terbatas sejak ia bergabung dengan klub karena persaingan ketat dari pemain-pemain seperti Neto, Estevao, dan Jamie Gittens.

Para penggemar Chelsea langsung memuji talenta muda tersebut di media sosial setelah penyelesaian impresifnya. Beberapa komentar menarik datang dari para penggemar, seperti: "Sungguh gila bagaimana setiap kali seorang pemain meninggalkan Manchester United, mereka selalu bersinar," sementara yang lain menjulukinya "Ronaldo Argentina." Ada juga yang menulis: "Dia sudah mencetak gol dan sudah pulang," dan yang keempat berkomentar: "Transisi yang super. Itulah mengapa dia didatangkan. Kecepatan dan volume di kotak penalti!!!"

Perjalanan Karier Garnacho dari Manchester United ke Chelsea

Garnacho pindah ke London musim panas ini setelah mengalami ketidakpuasan di Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim. Old Trafford dibuat heboh ketika Garnacho mengkritik timnya yang finis di posisi ke-15 musim lalu dan mengungkapkan kekecewaannya karena dicoret dari pertandingan final Liga Europa Setan Merah melawan Tottenham - pertandingan yang akhirnya mereka kalahkan dengan skor 1-0.

Setelah itu, Garnacho mengamankan transfer senilai 40 juta poundsterling ke Chelsea pada bursa transfer musim panas. Meskipun ia jelas bersinar dalam waktu singkat, ia kesulitan menemukan tempatnya di Stamford Bridge setelah transfer musim panasnya dari Manchester United. Dalam enam pertandingan pertamanya, ia gagal mencetak gol atau assist. Pemain Argentina itu melepaskan lima tembakan dalam pertandingan-pertandingan tersebut dan hanya dua yang tepat sasaran.

Namun, dalam pertandingan melawan Sunderland, ia membuka skor setelah mendapat umpan terobosan untuk menyerang. Ia menciptakan ruang bagi bek lawan dengan langkah-langkah kecil saat ia bergerak ke kiri, dan melepaskan tembakan di antara kaki kiper Robin Roefs.

Penilaian dan Performa Garnacho

Reporter Sky Sports, Peter Smith, mengatakan: "Garnacho menunjuk ke arah lapangan. Ia benar-benar merasa seperti di Chelsea sekarang dengan gol pertamanya untuk klub. Roefs akan merasa ia seharusnya melakukan yang lebih baik dengan tembakan langsung ke arahnya, tetapi itu adalah tembakan keras dari Garnacho."

Menurut SofaScore, Alejandro Garnacho diberi peringkat 7,7 tertinggi di antara semua pemain Chelsea selain Enzo Fernandez meskipun ia ditarik keluar pada menit ke-58, sebuah keputusan yang terbukti merugikan karena The Blues akhirnya kalah 2-1.

Garnacho mencetak satu gol dari total empat tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, meskipun ia juga menyia-nyiakan peluang emas. Kesulitannya dalam melepaskan umpan silang terus berlanjut, ia mencoba empat kali dan tidak ada yang berhasil, sementara 81 persen umpannya akurat. Ia melakukan 37 sentuhan bola, dilanggar satu kali, meskipun satu-satunya dribelnya di pertandingan itu tidak berhasil. Pemain sayap itu hanya memenangkan satu dari empat duel daratnya, dan melakukan satu pelanggaran.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar