Kalah 2-1 dari Sunderland, Chelsea Kali Kedua Dihancurkan Comeback Musim Ini

Kalah 2-1 dari Sunderland, Chelsea Kali Kedua Dihancurkan Comeback Musim Ini

Advertisement

Gol Tunggal di Menit Akhir Mengantarkan Sunderland Kemenangan

Pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge pada Sabtu malam (25/10), Sunderland berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1. Gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Gol Chemsdine Talbi pada menit ke-93, yang membuat Sunderland naik ke posisi kedua Liga Inggris.

Talbi masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi pahlawan bagi Black Cats dalam laga ini. Sebelumnya, Chelsea sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Alejandro Garnacho pada menit keempat. Gol tersebut menjadi yang tercepat yang dicetak oleh The Blues di Liga Inggris musim ini.

Namun, Chelsea harus merelakan keunggulan mereka setelah Wilson Isidor mencetak gol penyama pada menit ke-22. Gol itu tercipta setelah lemparan jauh Nordi Mukiele menyebabkan kekacauan di lini belakang Chelsea. Meski tampil dominan dalam beberapa menit berikutnya, Chelsea gagal memperkuat keunggulan mereka.

Ketika Chelsea lengah dalam bertahan, Sunderland membalikkan situasi melalui serangan balik yang efektif. Brian Brobbey mencetak gol kemenangan melalui umpan dari Talbi, yang diselesaikan dengan baik di menit akhir.

Dengan hasil ini, Sunderland kini memiliki 17 poin dan berada di posisi kedua, hanya tertinggal dua poin dari Arsenal yang memimpin klasemen. Sementara itu, Chelsea harus puas berada di posisi kedelapan dengan 14 poin.

Komentar Pelatih dan Strategi Tim

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengakui bahwa performa timnya tidak cukup baik dalam pertandingan ini. "Secara umum, kami tidak cukup baik. Ketika Anda tidak cukup baik di Liga Primer, konsekuensinya bisa buruk. Ketika Anda tidak bisa menang, penting untuk tidak kalah," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa gol kedua yang dicetak Sunderland bukanlah hasil dari transisi, melainkan umpan panjang yang tidak berhasil dibendung. "Gol pertama berasal dari lemparan ke dalam karena mereka memiliki enam, tujuh, atau delapan pemain di dalam kotak penalti. Sulit. Kami tidak cukup baik," tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Sunderland, Le Bris, menegaskan bahwa target tim tetap sama, yaitu bertahan di Liga Inggris. "Target kami tetap sama, kami ingin mencapai target 40 poin sesegera mungkin," katanya. Ia menambahkan, "Penting untuk memulai dengan baik karena itu membangun keyakinan dan kepercayaan diri."

Rekor dan Performa Tim

Sunderland kini memiliki 17 poin, yang merupakan rekor terbaik bagi tim yang baru promosi setelah sembilan pertandingan pembuka Liga Inggris dalam satu musim. Pencapaian ini lebih baik dari Hull City yang pernah mencatatkan 20 poin pada musim 2008/2009.

Selain itu, The Black Cats juga tak terkalahkan dalam 14 laga tandang terakhir mereka di London (menang lima kali, seri sembilan kali). Rekor ini memperpanjang catatan tak terkalahkan terpanjang mereka di ibu kota Inggris.

Gol Garnacho yang membawa Chelsea unggul menjadi gol ke-10 yang dicetak oleh pemain berbeda bagi The Blues di Liga Inggris musim ini. Sementara itu, Sunderland juga unggul dalam hal ekspektasi gol (xG), dengan 1,16 berbanding 0,97 milik Chelsea.

Comeback yang Luar Biasa

Comeback gemilang Sunderland berarti Chelsea telah kehilangan enam poin dari posisi unggul terlebih dahulu musim ini, jumlah terbanyak dibandingkan tim mana pun. Yang pertama terjadi saat kalah 3-1 melawan Brighton juga di kandang sendiri.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar