Kejurda Motocross Sumedang, Uji Nyali dan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Kejurda Motocross Sumedang, Uji Nyali dan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Kejurda Motocross Sumedang, Uji Nyali dan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

West Java Championship Motocross Grasstrack Kejurda 2025: Ajang Berprestasi dan Pemicu Ekonomi

West Java Championship Motocross Grasstrack Kejurda 2025 yang digelar di Sirkuit Cambora, Desa Raharja, Kecamatan Tanjungsari, menjadi ajang yang menarik perhatian ratusan pembalap dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap motor, tetapi juga memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat sekitar.

Advertisement

Sejak pagi hari, area sekitar sirkuit dipadati oleh penonton, pelaku UMKM, serta komunitas otomotif dari berbagai wilayah. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat sepanjang acara berlangsung. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir hadir dalam pembukaan kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut.

Dony mengatakan bahwa kejuaraan ini merupakan bukti nyata bahwa olahraga otomotif mampu memberikan multiplier effect yang luas bagi daerah. Ia merasa bersyukur dan bangga karena Sumedang menjadi tuan rumah ajang ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan minat dan bakat pembalap lokal.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga wadah untuk melahirkan pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumedang, Jawa Barat, bahkan Indonesia, ujar Dony.

Menurutnya, Kejurda Motocross tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang pembinaan dan penggerak UMKM. Ketika masyarakat ramai, ekonomi bergerak, dan Sumedang semakin dikenal luas.

Dony juga menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi atlet otomotif di Sumedang. Ia menyebut, daerah ini memiliki ekosistem olahraga otomotif yang solid dan sudah berkembang lintas generasi.

Sirkuit ini sudah menjadi tempat latihan dari kakek, anak, hingga cucu. Artinya, Sumedang punya warisan otomotif yang kuat dan harus terus dijaga, tegasnya.

Pengembangan Olahraga Otomotif di Sumedang

Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Dede Mulyadi, yang juga menjadi penggagas kegiatan motocross di Lapang Cambora, menilai ajang seperti ini dapat membangkitkan semangat masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan, banyak anggota dewan saya ajak langsung datang untuk melihat kemeriahan motocross di Cambora, katanya.

Ia menegaskan dukungannya terhadap pengembangan olahraga otomotif di Sumedang, baik dari sisi kebijakan maupun fasilitas, agar dapat terus tumbuh dan diminati generasi muda.

Banyak pelaku UMKM ikut berjualan, penonton datang dari berbagai daerah, otomatis ekonomi masyarakat meningkat, ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Dede berharap Lapang Cambora dapat berkembang menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus destinasi wisata baru di Sumedang.

Visi Panitia dan Keterlibatan Masyarakat

Ketua Panitia Dedi Mardja menambahkan, kejuaraan ini digelar bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan penyaluran hobi bagi generasi muda.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak muda untuk menyalurkan minat balap secara sportif dan positif. Selain itu, kami ingin menjadikan ajang ini sebagai ikon baru sport tourism Sumedang, jelasnya.

Dedi menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan terbuka gratis untuk masyarakat, agar semua kalangan bisa menikmati hiburan otomotif sekaligus mendukung atlet lokal.

Kami berharap dukungan dari pemerintah dan masyarakat terus mengalir agar event ini dapat diselenggarakan rutin dan semakin besar di masa mendatang, pungkasnya.



Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar