Kondisi 7 Pemain Naturalisasi Palsu Malaysia, Bintang Argentina Terpuruk

Kondisi 7 Pemain Naturalisasi Palsu Malaysia, Bintang Argentina Terpuruk

Advertisement

Kondisi Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia yang Terkena Sanksi FIFA

Skandal naturalisasi pemain Timnas Malaysia telah berjalan selama sebulan, dan kondisi tujuh pemain yang terlibat mulai terungkap. Mereka mengalami stres hingga mengguncang jiwa mereka akibat sanksi yang diberikan oleh FIFA.

Kasus dokumen palsu yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi masih menunggu keputusan banding dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke FIFA. Sejak sanksi dikeluarkan pada September lalu, satu bulan lebih sudah berlalu, dan beberapa pemain bahkan dicoret dari klubnya.

Salah satu pemain yang terkena dampaknya adalah Facundo Garces, bek asal Argentina yang sempat menjadi andalan Deportivo Alaves. Ia kini telah dicoret dari skuad klub tersebut karena kasus naturalisasi ini. Sementara itu, Imanol Machuca tidak lagi menerima gaji dan tunjangan dari klub saat ia mengurus masalahnya ke Malaysia.

Para pemain ini tidak hanya dikenakan denda, tetapi juga larangan beraktivitas dalam sepak bola selama satu tahun. Hal ini sangat menghancurkan bagi mereka. Stres, kekecewaan, dan kesedihan membuat kondisi mental para pemain tersebut semakin memburuk, dan mereka hanya bisa berharap terbaik dari kasus ini.

Penjelasan dari Tunku Ismail Idris

Tunku Ismail Idris atau yang akrab disapa TMJ memberikan pernyataan dalam konferensi pers yang diadakan pada Sabtu (25/10/2025). Ia menyampaikan bahwa kondisi Facundo Garces, yang baru berusia 25 tahun dan tampil menawan bersama Deportivo Alaves, sangat memprihatinkan.

Banyak publik yang menyayangkan keputusan Garces untuk bergabung dengan Malaysia daripada menunggu panggilan Tim Tango. Menurut TMJ, Garces kecewa karena situasi ini dapat memengaruhi kondisi jiwanya dan performanya di lapangan.

"Dari sudut pandang olahraga, Garces kecewa karena hal ini dapat memengaruhi kondisi jiwa dan performanya."
"Dia masih muda tetapi dia termotivasi dan berharap masalah ini segera terselesaikan," kata TMJ seperti dikutip dari nst.com.my.

TMJ menegaskan bahwa Garces tidak bersalah dan masih memiliki keinginan besar untuk bermain untuk tim nasional Malaysia. Ia juga mengapresiasi profesionalisme tujuh pemain naturalisasi yang disanksi FIFA.

Hubungan dengan Pemain Naturalisasi

Menurut TMJ, ia mengenal dekat para pemain naturalisasi Malaysia, termasuk mereka yang saat ini berada di skuad tim nasional. Ia mengatakan bahwa Garces masih ingin bermain untuk negara yang baru saja dianggapnya sebagai tanah air.

"Saya menghormati profesionalisme mereka. Saya juga masih berhubungan dengan mereka semua."
"Hubungan saya dengan para pesepakbola sudah lebih dari 12 tahun, baik lokal maupun internasional."
"Saya mengenal dan dekat dengan mereka, termasuk mereka yang sekarang mewakili tim nasional."
"Mereka sedih dan kecewa dengan apa yang terjadi, tetapi semangat mereka untuk mewakili Malaysia tidak pudar," pungkasnya.

Harapan Keputusan FIFA

Tanggal 30 Oktober mendatang menjadi momen penting bagi Malaysia dalam menghadapi keputusan FIFA terkait banding mereka. Semua pihak, termasuk para pemain, pelatih, dan penggemar sepak bola, berharap ada solusi yang adil dan dapat memulihkan reputasi serta masa depan para pemain yang terkena sanksi.

Dengan penanganan yang tepat, diharapkan para pemain dapat kembali bermain dan membawa kebanggaan bagi negara mereka.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar