
Pencapaian Mengagumkan Queenita Keisha Azzahra di Asian Youth Games Bahrain 2025
Atlet muda taekwondo Indonesia, Queenita Keisha Azzahra, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025. Prestasi ini menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus modal berharga bagi Queenita untuk menghadapi Youth Olympic Games Dakar 2026 mendatang.
Queenita, yang akrab disapa Queen, turun di nomor girls 49 kg dan harus bersaing dengan 16 atlet muda terbaik Asia. Pertandingan digelar di Hall 2, Exhibition World Bahrain. Usai pertandingan, Queenita mengungkapkan rasa bangganya karena ini pertama kalinya ia ikut dalam sebuah multievent. Meskipun merasa bisa sampai final, ia mengakui bahwa kurangnya fokus membuatnya kecolongan.
Perjalanan Queen menuju podium dimulai dengan penampilan impresif di babak pertama saat menghadapi atlet Jepang, Nana Kawashima. Ia tampil dominan sejak awal dan menang 2-0 (2-2, 12-1) berkat keunggulan point impact.
Di babak perempat final, Queenita menghadapi Nurailym Bakytzhankyzy dari Kazakhstan. Ia kembali menunjukkan ketenangan dan ketepatan serangan, menang 2-0 (5-0, 1-1), sekaligus memastikan langkahnya ke semifinal.
Laga semifinal menjadi ujian berat saat Queen bertemu wakil Korea Selatan, Siwoo Lee. Pertarungan berlangsung ketat dan menegangkan. Set pertama dimenangkan Siwoo dengan skor 3-1, namun Queen berhasil bangkit di set kedua dengan 2-1. Pada set penentuan, Siwoo tampil lebih ofensif dan menang 8-3, membuat Queen harus puas dengan medali perunggu.
Meski belum meraih emas, Queen menilai hasil ini menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk tampil lebih baik di level berikutnya. Target saya juara di Youth Olympic Games. Setelah ini harus lebih percaya diri, lebih semangat, dan memperbaiki teknik, terutama serangan yang masih kurang berani, ungkapnya.
Queenita juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. Terima kasih buat diri sendiri yang sudah berjuang, untuk Ayah dan Bunda yang selalu menunggu dan mendoakan, serta untuk pelatih yang terus mendukung saya, tutupnya.
Perjalanan Kemenangan Queenita di Asian Youth Games
Berikut adalah rangkuman perjalanan Queenita dalam ajang Asian Youth Games:
- Babak Pertama: Menghadapi Nana Kawashima dari Jepang, Queenita menang dengan skor 2-0 (2-2, 12-1). Penampilannya sangat dominan dan memperlihatkan kemampuan yang matang.
- Babak Perempat Final: Bertemu dengan Nurailym Bakytzhankyzy dari Kazakhstan, Queenita kembali menunjukkan ketenangan dan ketepatan serangan. Hasil akhirnya adalah kemenangan 2-0 (5-0, 1-1).
- Babak Semifinal: Menghadapi Siwoo Lee dari Korea Selatan, pertandingan berjalan sangat ketat. Queenita berhasil memenangkan set pertama dan kedua, tetapi pada set penentuan, Siwoo menang dengan skor 8-3, sehingga Queenita hanya meraih medali perunggu.
Masa Depan yang Cerah untuk Queenita
Meski hanya meraih medali perunggu, Queenita tidak merasa kecewa. Ia justru melihat hasil ini sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dalam wawancaranya, Queenita menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah meraih medali emas di Youth Olympic Games Dakar 2026. Untuk mencapai target tersebut, ia akan meningkatkan kepercayaan diri, semangat, dan tekniknya, terutama dalam hal serangan yang lebih berani.
Queenita juga berterima kasih kepada keluarga dan pelatihnya yang telah mendukungnya sepanjang perjalanan. Ia mengakui bahwa dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesannya hingga saat ini.
Dengan prestasi yang diraih di Asian Youth Games, Queenita membuktikan bahwa ia adalah atlet muda yang berpotensi besar. Dengan tekad dan usaha yang kuat, masa depannya di dunia taekwondo tampak cerah.
Komentar
Kirim Komentar