Pencegahan Kematian Akibat Cacing, Dinkes Banjarmasin Bagikan Obat Rutin

Pencegahan Kematian Akibat Cacing, Dinkes Banjarmasin Bagikan Obat Rutin

Pencegahan Kematian Akibat Cacing, Dinkes Banjarmasin Bagikan Obat Rutin

Penyakit Cacingan Masih Jadi Perhatian Dinkes Banjarmasin

Penyakit cacingan masih menjadi perhatian utama bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin. Hal ini terkait dengan adanya kasus kecacingan yang menimbulkan korban jiwa di Sukabumi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Seorang bocah meninggal dunia akibat anemia berat yang disebabkan oleh infeksi cacing tambang.

Advertisement

Untuk mencegah terjadinya kasus serupa di Banjarmasin, Dinkes kini gencar melakukan pemberian obat cacing kepada anak-anak usia sekolah. Menurut Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Banjarmasin, Wiwin Windiantara, pemberian obat cacing dilakukan secara berkala sebagai upaya pencegahan dini.

"Obat cacing kami bagikan secara berkala," ujar Wiwin Windiantara pada Minggu (26/10/2025). Ia menegaskan bahwa obat cacing merupakan langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit cacingan.

Wiwin juga mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap pencegahan kecacingan sejak dini. Menurutnya, kesadaran orang tua sangat penting dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka. "Orangtua agar memahami, obat cacing ini merupakan langkah pencegahan yang sangat vital," ujarnya.

Selain itu, Wiwin menekankan pentingnya penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam masyarakat. Menurutnya, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka infeksi cacing, terutama pada anak-anak.

"Terutama pada anak-anak. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan maupun pribadi," jelas Wiwin.

Langkah-Langkah Pencegahan Kecacingan

Beberapa langkah pencegahan kecacingan yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:

  • Pemakaian Obat Cacing Secara Berkala
    Pemberian obat cacing secara rutin dapat membantu mengurangi risiko infeksi cacing. Dinkes Banjarmasin telah menyiapkan program pemberian obat cacing untuk anak-anak usia sekolah.

  • Peningkatan Kesadaran Masyarakat
    Orang tua dan masyarakat perlu lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal ini dapat mencegah penularan cacing yang biasanya terjadi melalui kontak langsung dengan tanah atau air yang tercemar.

  • Pendidikan Kesehatan
    Dinkes Banjarmasin juga memberikan edukasi tentang cara mencegah kecacingan melalui sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat.

  • Pengawasan Lingkungan
    Masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, seperti tidak buang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan tempat tinggal.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan

Wiwin menekankan bahwa pencegahan kecacingan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes, tetapi juga masyarakat. "Kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit cacingan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak meremehkan penyakit cacingan, karena jika tidak ditangani segera, bisa menyebabkan komplikasi serius seperti anemia berat atau gangguan pertumbuhan.

Dalam hal ini, Dinkes Banjarmasin terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari cacingan.

Kesimpulan

Penyakit cacingan masih menjadi isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Dinkes Banjarmasin telah mengambil berbagai langkah pencegahan, termasuk pemberian obat cacing dan edukasi kesehatan. Namun, partisipasi aktif masyarakat, terutama orang tua, sangat penting dalam menjaga kesehatan anak-anak dan mencegah penyebaran penyakit cacingan.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar