Pengacara HAM Senior Jhonson Panjaitan Meninggal Dunia

Pengacara HAM Senior Jhonson Panjaitan Meninggal Dunia

Advertisement

Kehilangan Besar dalam Dunia Hukum dan Hak Asasi Manusia

Kabar duka datang dari dunia hukum dan hak asasi manusia (HAM) Indonesia. Jhonson Panjaitan, seorang pengacara senior sekaligus pendiri Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), meninggal dunia. Kepergian sosok yang telah berkontribusi besar dalam perjuangan hak asasi manusia ini menimbulkan rasa duka mendalam di kalangan rekan-rekannya serta masyarakat luas.

Pengumuman mengenai kematian Jhonson Panjaitan disampaikan melalui akun Instagram resmi PBHI. Dalam pesan tersebut, PBHI menyampaikan belasungkawa yang tulus atas kepergian sang pejuang keadilan. "Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Jhonson Panjaitan, seorang pejuang keadilan dan pendiri Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI)," demikian bunyi pengumuman yang diunggah pada Minggu (26/10).

Selama hidupnya, Jhonson Panjaitan dikenal sebagai seorang advokat yang teguh dalam memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia dan keadilan sosial. Kiprahnya tidak hanya terbatas pada wilayah Indonesia, tetapi juga mencakup berbagai forum advokasi nasional maupun internasional. Ia memberikan kontribusi besar dalam memperjuangkan nasib korban pelanggaran HAM, baik secara lokal maupun global.

Salah satu contoh kiprahnya adalah keterlibatannya dalam advokasi kasus-kasus di Timor Leste pasca konflik. Hal ini menunjukkan komitmen Jhonson Panjaitan yang lintas batas terhadap isu-isu hak asasi manusia secara internasional. Dedikasi dan keberaniannya dalam menjalankan tugasnya menjadi teladan bagi generasi penerus pejuang hak asasi manusia di Indonesia dan kawasan.

PBHI menyampaikan harapan bahwa semangat perjuangan almarhum akan terus hidup dalam setiap upaya membela mereka yang tertindas. "Selamat jalan, Jhonson Panjaitan. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang," tutup pengumuman tersebut.

Jhonson Panjaitan meninggal di Rumah Sakit PON Cawang, Jakarta Timur. Jenazahnya akan disemayamkan di Rumah Duka RS UKI Cawang, Jakarta Timur, dan akan dikebumikan pada Minggu sore di TPU Pondok Kepala, Jakarta Timur.

Kontribusi yang Tak Terlupakan

Jhonson Panjaitan dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan advokasi. Selain berperan sebagai pendiri PBHI, ia juga terlibat dalam banyak organisasi dan forum yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

Beberapa hal yang dapat diangkat sebagai kontribusi penting Jhonson Panjaitan antara lain:

  • Membentuk dan memimpin PBHI: Sebagai pendiri, Jhonson Panjaitan memainkan peran sentral dalam pembentukan organisasi yang fokus pada bantuan hukum dan perlindungan hak asasi manusia.
  • Advokasi kasus HAM: Ia aktif dalam memperjuangkan nasib korban pelanggaran HAM, termasuk dalam kasus-kasus yang bersifat nasional maupun internasional.
  • Pendidikan dan pelatihan: Jhonson Panjaitan juga berkontribusi dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para aktivis dan pengacara muda yang ingin bergerak dalam bidang hak asasi manusia.
  • Kolaborasi lintas batas: Ia memiliki hubungan kuat dengan organisasi-organisasi internasional yang bekerja dalam bidang HAM, sehingga mampu memperluas dampak kerja advokasinya.

Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Jhonson Panjaitan meninggal dunia di Rumah Sakit PON Cawang, Jakarta Timur. Informasi tentang lokasi pemakaman juga telah dirilis oleh keluarga. Jenazahnya akan disemayamkan di Rumah Duka RS UKI Cawang, Jakarta Timur, dan akan dikebumikan pada Minggu sore di TPU Pondok Kepala, Jakarta Timur.

Kepergian Jhonson Panjaitan menjadi duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat yang mengenalnya. Semangat dan dedikasinya dalam memperjuangkan hak asasi manusia akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar