
PSS Sleman Kembali Terima Kekalahan Pertama di Liga
PSS Sleman, yang sebelumnya tampil tanpa kekalahan dalam beberapa pertandingan terakhir, akhirnya harus menerima kekalahan pertamanya pada Sabtu (25/10) saat bertandang ke Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan. Laga pekan ketujuh Pegadaian Championship 2025/26 ini berakhir dengan skor 2-1 untuk tim tuan rumah, Persela.
Laga antara PSS dan Persela berlangsung sangat sengit sejak menit pertama. Kedua tim saling melancarkan serangan, sehingga laga terasa sangat menarik. Babak pertama berakhir tanpa gol, namun babak kedua memberikan momen penting bagi kedua tim.
Di menit ke-59, pemain sayap Persela, Jhon Edy Mena Perez, mencetak gol pertama melalui tendangan yang tidak dapat ditangkap oleh kiper PSS, M.Fahri. Tidak butuh waktu lama, PSS berhasil membalas di menit ke-67 lewat Gustavo Tocantins yang memaksimalkan umpan dari Ichsan Pratama, membuat skor menjadi 1-1.
Laga kemudian memasuki babak tambahan waktu. Sayangnya, PSS tampak kehilangan fokus pada menit akhir pertandingan. Di menit 90+8, Persela kembali mencetak gol melalui tendangan Sadewa yang mengunci kemenangan 2-1 untuk tim tuan rumah. Gol ini memicu sorakan antusias dari para pendukung Persela, sementara PSS harus menerima kekecewaan berat.
Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, menyampaikan komentarnya setelah pertandingan. Ia mengakui bahwa Persela bermain lebih baik pada pertandingan ini. Persela bermain bagus hari ini. Kami kehilangan fokus pada menit akhir, itu yang sangat disayangkan. Pertandingan cukup menarik karena kedua tim bermain terbuka, secara hasil kita harus akui Persela unggul, ujarnya.
Di tengah rasa kecewa, Ansyari juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter PSS Sleman atas kekalahan yang terjadi. Ia menilai bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.
Mohon maaf kepada seluruh suporter PSS Sleman yang hari ini kami menderita kekalahan pertama. Tapi dari hasil ini menjadi evaluasi untuk memperbaiki diri. Aspek permainan pada pertandingan ini menjadi evaluasi tersendiri bagi kami, ucapnya.
Ansyari juga menilai bahwa kemenangan Persela bisa mengubah peta klasemen. Ia menegaskan bahwa PSS harus lebih kuat dan melakukan evaluasi mendalam menghadapi dua pertandingan berikutnya. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga poin agar tidak terlewat.
Kekalahan ini tidak menggoyahkan posisi PSS di puncak Grup 2. Tim berjuluk Super Elang Jawa ini masih memiliki total 18 poin, sama seperti pekan sebelumnya. Sementara PS Barito Putera, yang sebelumnya berada di peringkat dua, harus menerima kekalahan 0-1 dari Persipura Jayapura.
Dengan kekalahan Barito Putra, PSS tetap berada di puncak klasemen dengan 18 poin. PSS akan kembali berlaga di kandang pada pekan ke-8 Championship 2025/26 melawan Persipura Jayapura pada Sabtu (1/11). Disambung dengan laga tandang melawan PS Barito Putera pada Sabtu (8/11) mendatang.
Komentar
Kirim Komentar