
Perubahan di SEA Games 2025 Akibat Masa Berkabung
Pada tahun 2025, Thailand akan menyelenggarakan ajang olahraga bergengsi, SEA Games. Namun, kegiatan ini akan mengalami beberapa perubahan karena adanya masa berkabung yang diberlakukan selama satu tahun. Hal ini terkait dengan kematian Ratu Sirikit, ibu dari Raja Maha Vajiralongkorn.
Ratu Sirikit meninggal dunia pada usia 93 tahun. Ia adalah istri dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dan merupakan tokoh penting dalam sejarah kerajaan Thailand. Kematian beliau terjadi setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkom. Laporan menunjukkan bahwa Ratu Sirikit telah dirawat di rumah sakit sejak 2019 lalu dengan berbagai komplikasi penyakit, termasuk infeksi darah yang dialaminya pada bulan Oktober tahun ini.
Sebagai bentuk penghormatan atas kematian Ratu Sirikit, keluarga Kerajaan Thailand dan pejabat istana akan menjalani masa berkabung selama satu tahun. Hal ini juga memengaruhi rencana penyelenggaraan SEA Games 2025 yang awalnya sempat dikabarkan akan ditunda. Namun, Menpora Thailand, Atthakorn Siilathayakorn, menegaskan bahwa acara tersebut tetap akan berlangsung sesuai jadwal.
Perubahan dalam Pembukaan dan Penutupan SEA Games
Meski SEA Games 2025 tetap berjalan sesuai rencana, ada beberapa perubahan yang akan dilakukan terkait upacara pembukaan dan penutupan. Menurut Atthakorn, acara ini akan lebih disesuaikan dengan situasi masa berkabung. Panitia penyelenggara akan membuat beberapa perubahan kecil untuk menyesuaikan format acara.
Atthakorn menjelaskan bahwa pemerintah Thailand telah memutuskan untuk mengurangi dan membatalkan berbagai kegiatan hiburan selama periode ini. Dengan demikian, Kementerian Pariwisata dan Olahraga akan menyesuaikan format upacara pembukaan dan penutupan agar lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
Tidak Ada Pengaruh pada Kompetisi Olahraga Lain
Meskipun masa berkabung akan memengaruhi acara besar seperti SEA Games, kompetisi olahraga lain seperti Liga Thailand yang sedang berlangsung tidak akan terdampak. Liga tetap akan berjalan tanpa penundaan, namun formatnya akan disesuaikan dengan menambahkan sesi belasungkawa.
SEA Games 2025 akan digelar dari tanggal 9 hingga 20 Desember 2025. Thailand memiliki misi besar untuk ajang ini, mengingat pada edisi sebelumnya, Thailand kalah dari Indonesia dalam perebutan medali emas di Kamboja pada 2023 silam.
Persaingan Ketat di SEA Games 2025
Selain Thailand dan Indonesia, masih ada negara-negara lain yang dapat memberikan kejutan di SEA Games 2025. Vietnam, misalnya, menunjukkan tren positif setelah meraih gelar juara Piala AFF U-23 2025. Sementara itu, Malaysia berada dalam misi pembuktian setelah kasus dokumen palsu tujuh pemain naturalisasinya mengguncang publik sepak bola mereka.
Dengan persaingan yang ketat dan semangat tinggi, SEA Games 2025 diharapkan menjadi ajang yang menarik dan penuh drama. Bagaimana kejutan-kejutan yang akan muncul nanti tentu sangat dinantikan oleh seluruh pecinta olahraga Asia Tenggara.
Komentar
Kirim Komentar