Setelah Cremonese, Pisa Jadi Tantangan Berat bagi AC Milan

Setelah Cremonese, Pisa Jadi Tantangan Berat bagi AC Milan

Advertisement

Kekalahan AC Milan Mengingatkan Pada Kegagalan Sebelumnya

AC Milan kembali mengalami kekecewaan setelah gagal mengalahkan Pisa dalam laga lanjutan Liga Italia. Hasil imbang 2-2 yang diraih oleh tim asuhan Massimiliano Allegri ini membuat banyak orang teringat pada kekalahan mereka di pekan pertama saat melawan Cremonese.

Dalam laga yang berlangsung di San Siro, Jumat (24/10/2025), Milan sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Rafael Leao di menit ke-7. Namun, Pisa mampu membalikkan keadaan di babak kedua dengan mencetak dua gol melalui penalti Juan Cuadrado pada menit ke-60 dan M'Bala Nzola di menit ke-86.

Kehancuran Milan hampir terjadi jika bukan karena gol penyama kedudukan dari Zachary Athekame di menit ke-90+3. Meskipun berhasil menyamakan skor, hasil ini tetap menjadi kekecewaan besar bagi para penggemar dan pemain.

Kesamaan Dengan Kekalahan Lawan Cremonese

Benang merah antara pertandingan ini dan kekalahan Milan di pekan pertama Serie A, 23 Agustus 2025, langsung membuat legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, menyampaikan kesimpulan. Ia menilai bahwa Milan adalah pihak yang paling menyesali hasil pertandingan ini.

"Siapa yang mengalami lebih banyak penyesalan dari pertandingan ini? Milan," ujar Costacurta seperti dikutip dari Milannews.

"Mereka membuang kesempatan besar, mereka harus menerima hasil yang lebih sedikit dari yang seharusnya diperoleh."

"Ini sebuah kesalahan yang seharusnya tidak boleh terulang, rasanya seperti pertandingan pertama melawan Cremonese."

"Dua pertandingan ini memberikan isyarat: menghadapi lawan tertentu, Milan tidak bisa konkret dan fokus."

Penjelasan dari Pelatih dan Pemain

Allegri selaku pelatih Milan mengakui bahwa sikap para pemainnya memang berkontribusi pada hasil mengecewakan ini. Ia menyatakan bahwa Pisa bermain bagus dan mampu mengeksploitasi kelemahan Milan.

"Tetapi kami juga terlalu banyak melebarkan formasi sehingga memberikan ruang dan membuang banyak kesempatan di mana kami seharusnya bisa menggandakan keunggulan."

"Setelah unggul 1-0, kami seharusnya segera membuat skor menjadi 2-0. Tetapi kami menjadi terlalu panjang."

"Dua penyerang terlalu jauh dari gelandang dan terlalu banyak ruang di lini tengah. Kami tidak berhasil tetap rapat."

Luka Modric juga mengamini bahwa AC Milan baru saja membuang kesempatan besar karena kesalahannya sendiri.

"Kami sudah menduga pertandingan akan seperti ini. Mereka akan bertahan dan membuat hidup kami susah," kata Modric.

"Kesalahan kami sendiri jika tim gagal menang. Kami tidak melakukan cukup untuk memenangi pertandingan."

"Kami kehilangan 2 poin penting hari ini."

"Laga-laga kandang seperti ini, dengan segala hormat kepada Pisa, Anda harus memenanginya."

Tren Kelabakan Milan Menghadapi Tim Promosi

Tren Milan kelabakan menghadapi tim-tim promosi boleh jadi belum akan berakhir karena Mike Maignan dkk. masih akan menghadapi Sassuolo di San Siro pada 14 Desember mendatang. Sebelum itu, Milan akan menghadapi rangkaian laga berat melawan Atalanta, AS Roma, Inter Milan, dan Lazio.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar