Timnas Indonesia Tantang Curacao, Naturalisasi Aset Kunci Klub Spanyol Siap Menguntungkan

Timnas Indonesia Tantang Curacao, Naturalisasi Aset Kunci Klub Spanyol Siap Menguntungkan

Timnas Indonesia Berburu Aset Penting dari Klub La Liga

Timnas Indonesia masih memiliki peluang besar untuk mengamankan pemain bek yang berasal dari klub kasta kedua Spanyol, UD Almeria, yaitu Daijiro Chirino. Pemain keturunan Indonesia, Belanda, dan Curacao ini belum pernah mencatatkan caps di Tim Nasional Curacao, sehingga memberi peluang bagi Timnas Indonesia untuk memperkuat lini belakang mereka.

Advertisement

Asal Darah Daijiro Chirino

Daijiro Chirino lahir di Zwolle, Belanda. Meski lahir di Belanda, ia memiliki darah Indonesia dari ibunya. Kakek dan neneknya berasal dari Maluku, dengan kakeknya berasal dari Saparua dan neneknya lahir di Ihamau. Selain itu, Daijiro Chirino juga memiliki darah Curacao dari ayahnya. Pemain yang memiliki nilai pasar meningkat dari Rp5,21 miliar menjadi Rp13,91 miliar ini juga memiliki saudara yang tinggal di Jakarta, Ambon, Saparua, dan Ihamahu. Terakhir kali ia mengunjungi Indonesia pada tahun 2018 silam.

Lima Keuntungan Jika Daijiro Chirino Diturunkan ke Timnas Indonesia

Jika Timnas Indonesia berhasil menaturalisasi Daijiro Chirino, maka setidaknya ada lima keuntungan yang bisa dirasakan:

1. Kemampuan Membaca Bola yang Memadai

Daijiro Chirino dikenal memiliki kemampuan membaca bola yang baik. Ia lihai dalam membaca arah pergerakan maupun tanpa bola yang dilakukan oleh lawan. Postur tubuh yang tinggi menjulang memudahkan ia dalam melakukan pressure dan menutup ruang gerak lawan. Ia juga lihai dalam membaca bola-bola udara melalui crossing maupun skema bola mati.

2. Keahlian dalam Duel One on One

Selain kemampuan membaca bola, postur besar dan tinggi Daijiro Chirino memudahkan ia dalam duel one on one. Ia dikenal tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan saat berhadapan dengan lawan. Ia juga lihai membaca setiap pergerakan lawan baik dengan atau tanpa bola. Selain itu, dengan postur tinggi dan besarnya, lawan akan mudah dijatuhkan dengan cara melakukan body crash atau cukup menutup pergerakannya saja.

3. Cepat dalam Overlapping

Ketiga berkaitan dengan kecepatan Daijiro Chirino dalam melakukan overlapping. Hal itu dapat dibuktikan dengan statistiknya yang selalu mencatatkan gol maupun assist di setiap tim yang dibela. Salah satu contohnya adalah Real Madrid Castilla, di mana Daijiro Chirino berhasil mencetak gol lewat umpan terobosan rekan setimnya.

4. Proyeksi Jangka Panjang

Daijiro Chirino lahir pada 24 Januari 2002, sehingga saat ini ia berusia 23 tahun. Dengan usia yang masih muda, lini belakang Timnas Indonesia akan lebih kokoh karena secara fisik tentu akan berbeda dengan usia pemain di atas 30 tahun.

5. Pengalaman di Liga Belanda dan Spanyol

Karier Daijiro Chirino dimulai dari ASC Waterwijk sebelum tahun 2014. Ia kemudian menimba ilmu di PEC Junior dari tahun 2014 hingga 2017. Karier terus menanjak bersama PEC Zwolle dari U-17 sampai U-21. Ia akhirnya promosi ke PEC Zwolle di Liga Utama Belanda dan bermain selama dua musim sejak 2021 hingga 2023. Ia kemudian merambah kariernya ke Liga Spanyol bersama klub Liga 3, Castellon.

Profil Daijiro Chirino

Nama Lengkap: Daijiro Florencio Chirino
Tempat Kelahiran: Zwolle, Belanda
Tanggal Lahir: 24 Januari 2002
Usia: 23 tahun
Tinggi: 1,85 m
Kewarganegaraan: Belanda
Posisi: Bek Tengah/Centre Back
Kaki dominan: Kanan/Right
Klub Saat Ini: UD Almeria
Kontrak Berakhir: 30 Juni 2030.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar