75 Tahun Hubungan RI–Vatikan: Dari Pengakuan Hingga Misa Syukur

75 Tahun Hubungan RI–Vatikan: Dari Pengakuan Hingga Misa Syukur

Isu politik kembali mencuat. Mengenai 75 Tahun Hubungan RI–Vatikan: Dari Pengakuan Hingga Misa Syukur, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.
75 Tahun Hubungan RI–Vatikan: Dari Pengakuan Hingga Misa Syukur

Sejarah dan Perkembangan Hubungan Diplomatik Indonesia-Vatikan

Hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Takhta Suci Vatikan memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Vatikan pada 6 Juli 1947. Pada masa itu, Paus Pius XII menunjuk Mgr George de Jonghe d'Ardojo sebagai Delegatus Apostolik untuk Indonesia, atas dorongan Uskup Agung Semarang Mgr Albertus Sugiyapranata Pr.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pada 13 Maret 1950, hubungan resmi antara kedua negara disahkan, dan pada 6 April 1950, Mgr d'Ardoye menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Sukarno. Sebaliknya, pada 25 Mei 1950, Dubes Sukardjo Wirjopranoto juga menyerahkan surat kepercayaan kepada Paus Pius XII. Sejak saat itu, hubungan antara Indonesia dan Vatikan terus berkembang.

Sebagai penanda 75 tahun hubungan diplomatik, sebuah Misa Syukur digelar untuk pertama kalinya di Basilika St. Petrus, Vatikan, pada Selasa (30/9) petang. Misa ini dipimpin oleh Secretary of State Holy See, Kardinal Pietro Parolin, dan dihadiri lebih dari 300 peserta, termasuk korps diplomatik, warga Indonesia, biarawan-biarawati, dan peziarah.

Dalam khotbahnya, Kardinal Parolin memuji ideologi Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyebut bahwa semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat dekat dengan Kristianitas, dengan prinsip-prinsip seperti kebaikan hati, keberpihakan pada kehidupan, kesejahteraan umum, subsidiaritas, solidaritas, hak asasi manusia, penolakan terhadap kekerasan, serta persaudaraan semesta.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap komunitas Katolik Indonesia yang betul-betul setia dengan Negara Indonesia. Kardinal Parolin mengingatkan kembali pujian Paus Fransiskus terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika saat kunjungannya ke Indonesia. Menurutnya, Indonesia bisa menjadi contoh dalam membangun hubungan antaragama.

Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Mikhael Trias Kuncahyono, menyampaikan terima kasih atas pengakuan Takhta Suci terhadap kemerdekaan Indonesia. Ia menekankan bahwa pengakuan tersebut tidak hanya merupakan babak penting dalam sejarah kedua negara, tetapi juga simbol saling menghargai yang terus tumbuh dan konstan.

Ia juga menekankan pentingnya diplomasi kepausan yang berakar pada prinsip moral dan kemanusiaan, di tengah praktik diplomasi global yang sering kali mengabaikan nilai-nilai tersebut demi kepentingan nasional.

Indonesia dan Vatikan memiliki kesamaan sikap terhadap isu-isu global seperti perdamaian, HAM, hak perempuan dan anak, lingkungan hidup, serta keamanan pangan dan air. Dalam konflik Israel–Palestina, keduanya mendukung solusi dua negara sebagai jalan adil dan masuk akal. Keduanya juga mendorong penyelesaian damai atas perang Ukraina–Rusia dan aktif dalam dialog antaragama demi perdamaian dunia.

Hubungan diplomatik ini telah dimahkotai oleh kunjungan tiga Paus ke Indonesia dan empat Presiden Indonesia ke Vatikan. Saat ini, tercatat 1.818 biarawan dan biarawati Indonesia berkarya di Italia, menjadi bukti nyata hubungan yang hidup dan bermakna antara kedua negara.





Untuk informasi lebih lanjut tentang berita terkini dan terpercaya seputar Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan berbagai peristiwa penting di Jawa Timur, termasuk kabar eksklusif tentang Persebaya Surabaya—langsung dari Harian Surya! aiotrade menyediakan rekomendasi bacaan menarik yang tidak boleh Anda lewatkan, mulai dari update seputar klub kebanggaan Bonek, isu strategis daerah, hingga peristiwa terkini dari jantung Jawa Timur.

Bergabung sekarang di platform pilihan Anda:
Whatsapp Channel Harian Surya: Klik di sini untuk bergabung
Facebook aiotrade: Klik di sini untuk bergabung
Twitter aiotrade: Klik di sini untuk bergabung
Thread aiotrade: Klik di sini untuk bergabung
Instagram aiotrade: Klik di sini untuk bergabung
News Google aiotrade: Klik di sini untuk bergabung

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar