ACT! Proyek Ajak Generasi Muda Bali Sadar Konsumsi Pangan Berkelanjutan

ACT! Proyek Ajak Generasi Muda Bali Sadar Konsumsi Pangan Berkelanjutan

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai ACT! Proyek Ajak Generasi Muda Bali Sadar Konsumsi Pangan Berkelanjutan, berikut adalah fakta yang berhasil kami himpun dari lapangan.

Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Berkelanjutan di Kalangan Anak Muda

ACT! Project, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mempercepat transformasi konsumen menuju keberlanjutan, bekerja sama dengan Narasi Academy dalam rangka memperkuat kesadaran anak muda terkait konsumsi berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam acara “Narasi dan ACT! Project Go to Campus” di Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Bali. Topik utama yang dibahas adalah konsumsi berkelanjutan, khususnya terkait komoditas seperti teh, kopi, cokelat, dan kelapa sawit.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

ACT! Project merupakan konsorsium yang terdiri dari Rainforest Alliance, Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI), dan Cocoa Sustainability Partnership (CSP). Proyek ini didukung oleh Uni Eropa melalui program SWITCH-Asia. Inisiatif ini menekankan pentingnya kesadaran konsumen terhadap dampak lingkungan dan sosial dari pilihan mereka dalam proses produksi hingga distribusi. Dengan memilih produk secara sadar, kita dapat mengubah dunia menjadi lebih baik melalui keputusan sederhana saat membeli dan mengonsumsi produk sehari-hari.

Terobosan Pangan Berkelanjutan


Acara dimulai dengan games interaktif dan dilanjutkan dengan workshop “Good Taste, Good Impact: Pilihan Konsumsi untuk Keberlanjutan Lingkungan”. Workshop ini menghadirkan pembicara seperti Ribka Anastasia, Marketing Practitioners and General Manager Boemi Botanicals, serta R.H. Pranata Koesmadiredja, Marketing Manager APAC, Krakakoa.

Ribka menjelaskan bahwa keberlanjutan bukanlah tren, melainkan cara hidup yang harus dipertahankan untuk generasi mendatang. Bagi Boemi Botanicals, sertifikasi menjadi mekanisme efektif untuk menunjukkan komitmen terhadap penggunaan bahan-bahan yang diproduksi secara bertanggung jawab dan dari sumber yang lestari.

Pranata dari Krakakoa menyampaikan terobosan perusahaan dalam keberlanjutan. Melalui proses “bean to bar”, Krakakoa melatih petani untuk menerapkan sustainable agroforestry dan perdagangan adil atau fair trade. Perusahaan membeli biji kakao dari petani dengan harga lebih tinggi dari pasar, yang selaras dengan misi Krakakoa untuk melawan kemiskinan.

Konsumsi yang Lebih Kritis


Sesi kedua berupa talk show dengan tema “Konsumsi Kita, Tanggung Jawab Siapa?” yang menghadirkan Jovial Da Lopez, Chief Creative Officer Narasi sekaligus influencer, dan Margareth Meutia, Manager Consumer Campaign and Engagement Rainforest Alliance Indonesia.

Margareth menekankan pentingnya kritikalitas konsumen dalam memilih produk. Ada banyak kriteria dalam sertifikasi yang bisa dikenali untuk mengetahui apakah suatu produk dihasilkan secara benar. Dengan jumlah populasi yang terus bertambah, gaya konsumsi kita akan sangat berdampak pada lingkungan dan kehidupan sosial.

Jovial mengingatkan urgensi kesadaran konsumen untuk mencegah bencana seperti banjir bandang yang dialami Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyarankan agar kita mulai membangun rasa peduli dan tanggung jawab dalam diri, khususnya dalam hal konsumsi. Pertanyaan-pertanyaan seperti asal produk, bagaimana produk itu dihasilkan, dan apa yang kita konsumsi harus menjadi pertimbangan sebelum membeli produk apa pun.

Profil ACT! Project


“Narasi dan ACT! Project Go to Campus” di Bali ini merupakan kegiatan campus activation kedua yang bertujuan untuk mendorong konsumsi keberlanjutan pada anak muda Indonesia. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta. Sebelumnya, acara serupa telah diselenggarakan di Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 17 Oktober 2025.

Kolaborasi antara ACT! Project dengan Narasi dimulai dari Jogja Coffee Week 2025 pada 5–7 September 2025, yang juga menghadirkan Jovial Da Lopez.

ACT! Project adalah inisiatif yang digagas oleh Rainforest Alliance, SCOPI, dan CSP. Proyek ini fokus pada peningkatan kesadaran konsumen muda di Indonesia agar lebih peduli terhadap keberlanjutan melalui praktik konsumsi yang sadar, adil, dan bertanggung jawab.

Tentang SWITCH-Asia
Dimulai sejak tahun 2007, SWITCH-Asia adalah program pendanaan Uni Eropa terbesar yang mempromosikan Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan di 42 negara di Asia, Timur Tengah, dan Pasifik. Melalui EU Green Deal and Global Gateway, Uni Eropa berkomitmen mendukung transisi negara-negara menuju ekonomi rendah karbon, sirkular, dan efisien sumber daya sambil mempromosikan pola konsumsi dan produksi berkelanjutan di Asia dan rantai suplai yang lebih ramah lingkungan antara Asia dan Eropa.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai ACT! Proyek Ajak Generasi Muda Bali Sadar Konsumsi Pangan Berkelanjutan. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar