Aisyah Thisia: Festival Mode Bangkitkan Ekonomi Kreatif Kalteng

Aisyah Thisia: Festival Mode Bangkitkan Ekonomi Kreatif Kalteng

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Aisyah Thisia: Festival Mode Bangkitkan Ekonomi Kreatif Kalteng, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


PALANGKA RAYA, aiotrade.CO –
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, secara resmi menutup Dekranasda Kalteng Fashion Festival 2025 di GPU Tambun Bungai Palangka Raya, Minggu (15/12/2025). Dalam kesempatan ini, ia menekankan peran penting festival tersebut sebagai penggerak ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dalam pidatonya, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan bahwa penyelenggaraan Fashion Festival tahun ini kembali membuktikan bahwa wastra dan kerajinan khas Kalteng, termasuk Benang Bintik dan berbagai karya kriya lainnya, mampu tampil sebagai karya kreatif yang modern, elegan, dan berdaya saing tinggi. Ia juga mengapresiasi bagaimana para desainer, perajin, dan pelaku UMKM berhasil menampilkan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi kekuatan utama produk mereka.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dan generasi muda yang berpartisipasi dalam kompetisi, fashion show, pameran, serta workshop menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah terus tumbuh dan berkembang. Hal ini menjadi modal besar dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kalteng.

Lebih lanjut, istri dari Gubernur Agustiar Sabran ini berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi promosi produk lokal, membuka peluang jejaring pemasaran, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya daerah. Ia menegaskan bahwa Dekranasda Provinsi Kalteng akan terus berkomitmen memberikan dukungan, pelatihan, dan ruang bagi para pelaku kreatif agar semakin maju dan berkualitas.

Penutupan Dekranasda Kalteng Fashion Festival Tahun 2025 ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 10 desainer Kalteng yang telah menampilkan karya terbaiknya selama festival berlangsung.

Beberapa tokoh hadir dalam acara penutupan ini, antara lain: * Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Prov. Kalteng Nunu Andriani * Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Kalteng * Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalteng * Perwakilan Perangkat Daerah Kalteng terkait * Para perajin, desainer, serta pelaku UMKM

Acara ini menjadi momen penting dalam menunjukkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Kalimantan Tengah. Dengan adanya festival seperti ini, diharapkan bisa menjadi wadah untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni dan budaya lokal. Selain itu, festival ini juga menjadi ajang untuk memperluas jaringan pemasaran produk lokal, sehingga dapat lebih dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional.


Selain itu, banyak peserta dan pengunjung yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival ini. Mereka merasa terinspirasi oleh karya-karya yang ditampilkan, yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga memiliki makna budaya yang mendalam. Beberapa desainer bahkan mengatakan bahwa festival ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik dan investor potensial.

Festival ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas. Dengan adanya workshop dan kompetisi, para peserta bisa belajar teknik baru dan mendapatkan masukan dari para ahli di bidangnya. Hal ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Dengan penutupan yang dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kalteng, diharapkan momentum ini bisa menjadi awal dari berbagai inisiatif baru yang bertujuan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan potensi ekonomi kreatif daerah bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian provinsi.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar