
Penurunan Performa Martin Ødegaard dan Peluang Ethan Nwaneri
Pada dua musim terakhir, performa Martin Ødegaard di Arsenal menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Pemain asal Norwegia ini sebelumnya menjadi salah satu pemain paling produktif dalam lini tengah The Gunners, dengan mencetak 15 gol di musim 2022/23. Namun, pada musim 2024/25, jumlah golnya turun drastis menjadi hanya enam gol, ditambah hanya dua assist dalam 13 penampilan. Hal ini menunjukkan bahwa posisi Ødegaard sebagai kapten dan playmaker utama mulai terancam.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Menurut sumber internal klub, penurunan produktivitas ini membuka peluang bagi Mikel Arteta untuk mempercepat pengembangan talenta muda dari Hale End, khususnya Ethan Nwaneri. Pemain berusia 18 tahun ini dijuluki "tak terhentikan" oleh Jack Wilshere dan dinilai memiliki profil unik yang menggabungkan bakat Bukayo Saka dan Eberechi Eze.
Nwaneri: Hibrida Saka dan Eze
Ethan Nwaneri dikenal dengan gaya bermain yang lugas dan agresif. Ia lebih direct dalam perebutan bola dibandingkan Ødegaard, menjadikannya ancaman taktis yang kuat. Dalam penampilan singkatnya melawan Club Brugge, Nwaneri menunjukkan kecepatan dan kemampuan untuk mengambil risiko tembakan sendiri atau melepaskan umpan cepat dan vertikal.
Dibandingkan dengan Ødegaard, yang cenderung mengontrol tempo permainan dengan banyak sentuhan, Nwaneri lebih suka menerobos pertahanan lawan. Gaya bermainnya ini membuatnya menjadi solusi jangka panjang yang diyakini oleh Arteta.
Nwaneri juga memiliki catatan yang menarik dalam hal kontribusi gol. Di level senior musim lalu, ia mencatatkan keterlibatan gol setiap 125,27 menit, yang menunjukkan kematangan dan potensi untuk menggantikan posisi Ødegaard jika performanya tidak kunjung membaik.
Keputusan Transfer Musim Panas: Clue Perekrutan Eze
Keputusan Arsenal merekrut Eberechi Eze pada musim panas lalu secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa klub mencari opsi yang lebih direct di lini tengah. Eze memiliki kemampuan dribbling dan take-on di ruang sempit yang sangat dibutuhkan oleh lini serang Arsenal.
Profil Nwaneri yang menggabungkan kualitas Saka dan Eze menjadikannya pilihan yang ideal. Ia memiliki insting gol yang konsisten, gaya bermain yang direct dan cepat, serta posisi yang fleksibel di sayap kanan atau gelandang serang.
Lorenzo Torriani: Target Transfer Kiper
Selain fokus pada pengembangan pemain muda, Arsenal juga dikabarkan tertarik untuk mendatangkan kiper AC Milan, Lorenzo Torriani. Pemain berusia 20 tahun ini dianggap sebagai aset berharga oleh klub Italia dan masih akan terus berkembang di tim junior.
Meskipun AC Milan tidak berencana untuk menjual Torriani dalam waktu dekat, Arsenal dilaporkan siap menawarkan tawaran yang menggiurkan. Jika kesepakatan tercapai, Torriani bisa menjadi investasi jangka panjang bagi The Gunners.
Potensi Masa Depan
Arteta ingin memaksimalkan potensi Gyokeres dengan mendatangkan pemain berusia 26 tahun yang "luar biasa". Meski saat ini Torriani mungkin tidak akan mendapatkan banyak kesempatan di Arsenal, ia bisa menjadi anggota penting tim muda klub London tersebut. Jika terus berkembang, ia mungkin bisa mendapatkan tempat di tim inti Arsenal di masa depan.
Komentar
Kirim Komentar