
Nabi Yakub AS: Seorang Nabi yang Penuh Ketaatan dan Pengabdian
Nabi Yakub AS dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah keimanan umat Islam. Ia memiliki peran yang sangat berarti, tidak hanya sebagai seorang nabi tetapi juga sebagai pendahulu dari bangsa Israel. Julukan Israel berasal dari gabungan kata Ezra (Hamba) dan El (Allah/Tuhan), sehingga secara harfiah artinya adalah "Hamba Allah" atau "Kekasih Allah".
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Silsilah Nabi Yakub AS sangat istimewa. Beliau adalah cucu dari Nabi Ibrahim AS dan putra dari Nabi Ishak AS. Kelahirannya menjadi bagian dari rencana besar Allah SWT, dan hal ini diabadikan dalam beberapa surat Al-Qur'an seperti Surat Maryam, Al-Anbiya, Shad, Ash-Shaffat, dan Al-Ankabuut.
Sebagai seorang nabi, Nabi Yakub AS tidak luput dari ujian hidup. Salah satu cobaan terberat yang dihadapinya adalah kehilangan dua putranya, Yusuf AS dan Bunyamin. Dalam situasi yang penuh kesedihan, beliau tidak pernah putus asa. Ia memilih untuk mengadu kepada Allah SWT dengan doa yang tulus dan penuh harapan.
Bacaan Doa Nabi Yakub AS
Doa yang dibaca oleh Nabi Yakub AS adalah:
إِنَّمَآ أَشْكُوا۟ بَثِّى وَحُزْنِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Innamā asykụ baṡṡī wa ḥuznī ilallāhi wa a'lamu minallāhi mā lā ta'lamụn
Artinya: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."
Doa ini terdapat dalam Al Quran Surat Yusuf ayat 86. Selain itu, Nabi Yakub AS juga membaca doa agar memohon melepaskan beban persoalan. Berikut bacaan doanya:
يَا لَطِيْفًا فَوْقَ كُلِّ لَطِيْفٍ أُلْطُفْ بِي فِي أُمُوْرِيْ كُلِّهَا كَمَا أُحِبُّ، وَرَضِّنِي فِي دُنْيَايَ وَآخِرَتِي
"Ya Allah, Yang Maha pengasih yang setinggi-tingginya, belaskasihlah aku di dalam segala persoalanku sebagaimana yang aku senangi. Ya Allah Ridhailah aku di dunia dan di akhiratku."
Doa-doa ini bisa diamalkan sebagai doa harian, terutama setelah salat.
Adab Saat Berdoa
Berdoa adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada beberapa adab yang harus diperhatikan saat berdoa:
-
Menghadap ke kiblat
Menghadap ke kiblat adalah sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Seperti yang diriwayatkan oleh Jabir Ibnu Abdullah, Nabi SAW pernah berdoa di Arafah dengan menghadap kiblat. -
Menengadahkan tangan
Menengadahkan tangan saat berdoa merupakan bentuk pengakuan bahwa kita meminta kepada Allah. Hadits dari Abu Dawud menyebutkan bahwa Allah malu jika menolak doa yang diajukan dengan tangan terangkat. -
Membaca puji-pujian dan sholawat
Sebelum menyampaikan permohonan, seorang muslim disarankan untuk membaca puji-pujian dan sholawat kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW. Hal ini dilakukan agar doa lebih diterima. -
Dengan suara lembut dan rasa takut
Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang lembut dan tidak melampaui batas. Berdoa dengan suara lembut dan rasa takut serta harap akan meningkatkan kemungkinan doa dikabulkan. -
Yakin akan dikabulkan
Dalam berdoa, kita harus yakin bahwa Allah akan mengabulkan permohonan kita. Hadits menyebutkan bahwa Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku.”
Kesimpulan
Nabi Yakub AS memberikan teladan tentang ketabahan dan kepercayaan kepada Allah. Doa-doa yang ia bacakan menjadi contoh bagi umat Muslim untuk selalu berharap kepada Allah dalam segala kondisi. Dengan mematuhi adab berdoa, kita dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah dan mendapatkan ridha-Nya.
Komentar
Kirim Komentar