Bangkitkan Ekonomi Pengungsi Agam, Risma Tawarkan Budidaya Ayam

Bangkitkan Ekonomi Pengungsi Agam, Risma Tawarkan Budidaya Ayam

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Bangkitkan Ekonomi Pengungsi Agam, Risma Tawarkan Budidaya Ayam, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini atau Risma, melakukan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kunjungan ini dilakukan pada Rabu (31/12), di mana ia mengunjungi beberapa tempat pengungsian dan memberikan bantuan sekitar 3 ton berupa pakaian, sembako, penjernih air, selang, dan barang kebutuhan lainnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Risma tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga turun langsung membeli bantuan tersebut. Bahkan, ia ikut mengangkut barang-barang tersebut ke dalam truk. Ia menunjukkan perhatian yang besar terhadap para korban bencana dengan mendekati mereka secara langsung.

Di tempat pengungsian, Risma menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan para pengungsi. Ia bertanya tentang apa saja kebutuhan mereka saat ini. Momen menarik pun terjadi ketika salah satu pengungsi mengeluhkan kesulitan ekonomi setelah bencana. Risma kemudian menawarkan solusi dengan membangunkan peternakan ayam dan lele bagi warga setempat.

“Saya bantu kayak ternak ayam, bertelur, lele bisa ditanam di (boks) sponge-sponge gitu gimana?” tanya Risma kepada warga.


Warga merasa khawatir karena lahan yang mereka miliki tidak cukup untuk membangun peternakan.

“Lahannya itu, Bu,” ucap warga.

Risma langsung menjelaskan bahwa tidak diperlukan lahan yang luas untuk membangun peternakan mini. Ia menjelaskan bahwa sistem ternak ayam yang kini digunakan dapat menghasilkan telur setiap hari.

“Ndak-ndak, ndak banyak, Pak. Sekarang kayak ayam bertelur itu bisa tingkat gini. Jadi dia tiap hari bertelur,” jelas Risma.

Ia juga menyampaikan bahwa solusi ini pernah diterapkan saat menangani bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur. Setelah penanggulangan bencana, peternakan mini tersebut bisa dibawa oleh pengungsi ke rumah masing-masing.

“Jadi warga yang kena bencana itu saya buatkan itu sambil di Semeru. Jadi nanti kalau huniannya sudah (beres) itu dipindah aja gak papa itu dipindah aja,” jelas Risma.

“Wong itu kandangnya kayak plastik gitu,” tambahnya.

Para warga menanggapi dengan anggukan. Mereka setuju dengan solusi yang ditawarkan Risma.

“Bisa, bisa,” ucap warga.

Risma kemudian menyatakan akan meminta jajarannya di DPC PDIP Kabupaten Agam untuk segera mengurus pembangunan peternakan tersebut.

“Ya nanti sama pak Yogi ya, saya bantu nanti. Untuk isi kesibukan, kan lumayan,” tegasnya.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar