Berita Viral Kalteng: Putra Gubernur Menikah, Kasus Zirkon Siap Tersangka

Berita Viral Kalteng: Putra Gubernur Menikah, Kasus Zirkon Siap Tersangka

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Berita Viral Kalteng: Putra Gubernur Menikah, Kasus Zirkon Siap Tersangka, berikut adalah fakta yang berhasil kami rangkum dari lapangan.

Merek Lokal Mati Berjuang di Tengah Persaingan Bisnis Pakaian


aiotrade, PALANGKA RAYA –
Di tengah ketatnya persaingan bisnis pakaian di Indonesia, tiga anak muda asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, memilih jalan berani. Mereka menamai merek pakaian yang dibangun sejak 2019 itu dengan nama “Mati”. Terdengar nyeleneh, namun justru menjadi simbol untuk memaknai hidup dan berkarya sebaik mungkin.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Merek yang berfokus pada skena streetwear ini digagas oleh Oche, Yogi, dan Hilman. Di awal perjalanan, ketiganya bersemangat menyalurkan ide melalui desain yang dekat dengan musik dan komunitas lokal. Namun, langkah mereka tidak selalu mudah. Hilman meninggal dunia di tengah perjalanan, menyisakan duka mendalam. Terlebih, saat itu Oche dan Yogi masih harus fokus menyelesaikan kuliah, yang membuat merek Mati sempat vakum selama beberapa tahun.

Setelah lama vakum, merek Mati kembali bergeliat pada awal 2024. Aditya Rully Maulana atau Aditbosan (24), pengembang merek Mati yang bergabung belakangan, mengungkapkan, nama “Mati” terinspirasi dari band metal asal Amerika Serikat, Death, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Bagi Aditya, nama itu menjadi pengingat bahwa kematian selalu dekat dengan kehidupan.

Kepedulian terhadap Komunitas Lokal

Aditbosan menjelaskan bahwa merek Mati tidak hanya berfokus pada penjualan pakaian, tetapi juga ingin menjadi wadah bagi komunitas lokal. Mereka sering mengadakan acara yang menggabungkan musik, seni, dan budaya setempat. Dengan demikian, merek ini tidak hanya menjadi produk fashion, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

Selain itu, Mati juga berupaya memperkenalkan desain yang mencerminkan nilai-nilai lokal. Mereka menggunakan bahan-bahan yang tersedia di daerah serta mengajak pelukis lokal untuk ikut serta dalam proses produksi. Hal ini membantu membangkitkan semangat para seniman dan pengrajin setempat.

Perkembangan Merek Mati

Meskipun menghadapi tantangan, Mati berhasil membangun basis penggemar yang setia. Banyak orang mulai mengenal merek ini karena kualitas desain dan pesan-pesan yang disampaikan. Selain itu, merek ini juga aktif dalam berbagai acara musik dan festival yang digelar di Kalimantan Tengah.

Aditbosan mengatakan bahwa tujuan utama dari merek ini adalah untuk menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi bisa lahir dari siapa saja, termasuk dari daerah-daerah yang kurang dikenal. Ia percaya bahwa dengan dukungan komunitas dan kesadaran akan pentingnya budaya lokal, merek seperti Mati bisa bertahan dan berkembang.

Inisiatif Digitalisasi di Kalimantan Tengah


aiotrade, PALANGKA RAYA -
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah atau Kejati Kalteng, terus menyelidiki dugaan korupsi tambang zirkon di Gunung Mas oleh PT Investasi Mandiri (PT IM). Saat ini, pihak Kejati Kalteng sedang menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kami sudah melakukan ekspos dengan BPKP," ujar Asisten Pidana Khusus Kejati Kalteng, Wahyudi Eko Husodo, Kamis (23/10/2025). Eko menyebut, hasil audit dari BPKP akan menjadi bagian penting dalam penetapan tersangka dugaan korupsi tambang zirkon tersebut. "Setelah itu, akan kita tindaklanjuti penetapan tersangka," ungkapnya.

Pernikahan Putra Gubernur Kalimantan Tengah


aiotrade, PALANGKA RAYA –
Suasana bahagia saat ini sedang menyelimuti keluarga dari Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Putra sulungnya, Deden Wigustianto, akan melangsungkan pernikahan dengan Bunga Aulia Kinanty Kiai Demak, putri dari pasangan Debbie Charlota Jeaneke Egam dan Deddy Yudiansyah Kiai Demak.

Pasangan muda ini disebut pertama kali bertemu saat masih menempuh pendidikan di perkuliahan pada tahun 2017. Acara adat akan digelar pada 25 Oktober 2025, sementara akad nikah akan dilaksanakan di Rujab Gubernur.

Transformasi Digital di Kalimantan Tengah


aiotrade, PALANGKA RAYA -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atau Pemprov Kalteng meluncurkan aplikasi pembayaran pajak kendaraan bermotor secara daring. Peluncuran aplikasi itu, berbarengan dengan pengenalaan Qris Tap oleh Bank Indonesia (BI) Kalteng dalam kegiatan Borneo Digital Economy Creative Festival atau Decafest 2025 di Duta Mall Palangka Raya, Jumat (24/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menyampaikan, digitalisasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi layanan publik dan memperkuat daya saing daerah. Ia berharap, dengan adanya aplikasi ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pemerintah dan mengurangi birokrasi yang rumit.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Berita Viral Kalteng: Putra Gubernur Menikah, Kasus Zirkon Siap Tersangka. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar