
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pelatih Inter Milan Mengakui Keberuntungan Dapat Kesempatan Tampil di Piala Super Italia
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui bahwa timnya beruntung mendapatkan kesempatan untuk tampil di Piala Super Italia tahun ini. Inter Milan memenuhi syarat untuk ikut dalam kompetisi tersebut sebagai runner-up Liga Italia musim lalu. Sejak 2023, format Piala Super Italia mengalami perubahan, dengan empat peserta yang terlibat dalam babak semifinal.
Sebelumnya, Piala Super hanya mempertemukan juara Liga Italia dan Coppa Italia. Namun, seiring perkembangan, format tersebut kini mencakup juga runner-up dari kedua kompetisi lokal tersebut. Hal ini membuat Inter Milan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang yang akan digelar pada 18 hingga 22 Desember 2025 di Arab Saudi.

Persaingan Ketat di Liga Italia Musim Lalu
Inter Milan harus puas menjadi runner-up Liga Italia 2024-2025 setelah kalah saing dari Napoli. Persaingan antara kedua klub sangat ketat, karena Inter hanya terpaut satu angka di puncak klasemen akhir. Sementara itu, AC Milan berhasil meraih gelar runner-up Coppa Italia setelah kalah 0-1 dari Bologna dalam laga final.
Tanpa adanya perubahan format, Inter Milan tidak akan bisa tampil di Piala Super Italia. "Format baru memungkinkan kami berada di sini," ujar Chivu. Ia juga menyatakan bahwa mungkin mereka tidak pantas berada di sini karena tidak memenangkan apa pun musim lalu. Namun, ia mengakui bahwa penyelenggara memberikan hadiah kepada Inter dan Milan.
Meskipun sadar diri bahwa tiket mereka berasal dari hadiah, Chivu ingin memanfaatkannya sebaik mungkin. Piala Super Italia memberikan peluang gelar terdekat yang bisa diraih oleh Inter Milan musim ini. Hanya dengan melakoni dua pertandingan, Chivu dapat memulai kariernya di Inter dengan raihan trofi.
Momen selebrasi juara dapat menjaga mentalitas tim agar tetap menyala, sekaligus menebus kekecewaan besar musim lalu. Mimpi Inter meraih treble kala itu berakhir tanpa satu pun trofi secara tragis.
Ambisi dan Semangat Tim
"Karena sudah ada di sini, kami ingin menjalaninya sampai titik terakhir (juara)," tambah suksesor Simone Inzaghi. Ia menegaskan bahwa tim memiliki ambisi untuk menang dan tidak berkutat dengan masa lalu. Soal peluang memenangi trofi, Chivu tidak akan berubah. Ia tidak mengejar reputasi pribadi, namun lebih menikmati pertumbuhan di tim.
Sejak awal musim, Inter Milan berjanji untuk memainkan setiap pertandingan dengan hasrat dan ambisi. "Sebuah kesenangan dan kehormatan untuk melatih kelompok para pemain ini," ujarnya. Mereka bekerja keras di tengah kesulitan dan sejumlah kekecewaan.
Sebagai pelatih, Chivu melakukan segalanya untuk memulihkan kepercayaan, harga diri, hasrat, dan kebahagiaan untuk sepak bola.
Langkah Inter Milan di Piala Super Italia 2025
Langkah Inter Milan di Piala Super Italia 2025 dimulai dengan pertandingan melawan Bologna di Stadion King Saud, Riyadh, Sabtu (20/12/2025) dini hari WIB. Pemenang duel itu akan bertemu dengan Napoli di final, Selasa (23/12/2025) dini hari WIB.
I Partenopei lolos duluan ke partai puncak usai mengalahkan AC Milan 2-0. Inter Milan berpeluang meninggalkan sang tetangga dalam daftar perolehan gelar di Supercoppa Italiana. Saat ini, mereka sama-sama mendulang 8 trofi, tertinggal satu dari pemilik titel terbanyak, Juventus.
Inter Milan menjuarainya pada 1989, 2005, 2006, 2008, 2010, 2021, 2022, 2023. Sebagai pemain Inter dulu, Cristian Chivu pernah dua kali menjadi bagian skuad juara Piala Super pada 2008 dan 2010.
Komentar
Kirim Komentar