
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan
Seiring dengan upaya memperkuat perekonomian kerakyatan, sektor koperasi semakin mendapat perhatian dari berbagai pihak. Dalam beberapa tahun terakhir, koperasi kembali menjadi pilar penting dalam pembangunan desa dan kelurahan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendukung menjadi kunci agar koperasi mampu tumbuh secara produktif dan berdaya saing. Hal ini menjadi dasar dari berbagai inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan koperasi.
Penyaluran Dana CSR Agung Sedayu Group
Untuk mendukung penguatan ekonomi berbasis koperasi, Agung Sedayu Group resmi menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahap akhir senilai Rp21,4 miliar kepada 214 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tangerang. Penyerahan dana ini berlangsung dalam acara yang dipimpin oleh Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Penyerahan dana ini menjadi lanjutan dari bantuan tahap pertama yang sebelumnya mengalokasikan Rp6 miliar untuk 60 koperasi desa. Secara keseluruhan, telah disalurkan total dana sebesar Rp27,4 miliar untuk 274 koperasi penerima program, masing-masing mendapatkan dukungan senilai Rp100 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan, mengembangkan usaha produktif, serta meningkatkan kapasitas manajerial koperasi.
“Penyaluran dana CSR pada hari ini, tanggal 6 Desember 2025, kami berikan kepada Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Tangerang. Ini merupakan komitmen Agung Sedayu Group untuk membantu meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui ekonomi koperasi,” ujar Estate Management Director Agung Sedayu Group Restu Mahesa.
Partisipasi Berbagai Pihak dalam Acara
Acara penyerahan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi RI Hj. Farida Farichah, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani, Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Agus Mintono, serta Estate Management Director Agung Sedayu Group Dr. Ir. H. Restu Mahesa bersama jajaran serta pemangku kepentingan lain.
Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi masyarakat. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama Agung Sedayu Group bersama Kejaksaan Agung RI dan Kementerian Koperasi untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.
Dampak Dana CSR terhadap Koperasi
Dana CSR yang diberikan diharapkan dapat memacu koperasi menjadi lebih tangguh dan berdaya saing, sekaligus memperkuat geliat ekonomi lokal. Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan apresiasi kepada industri yang menjalankan CSR untuk memperkuat koperasi desa dan kelurahan, serta berharap kontribusi sektor industri dapat semakin meningkat dalam mendukung pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.
Tujuan Jangka Panjang
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan dana langsung kepada koperasi, tetapi juga untuk membangun sistem yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Dengan adanya bantuan finansial dan pengembangan kapasitas, koperasi diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam membangun perekonomian yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, koperasi dapat menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan.
Komentar
Kirim Komentar