
Destinasi Wisata yang Menyimpan Kesejukan dan Sejarah
Jika Anda mencari tempat untuk melepas kepenatan dari hiruk-pikuk Kota Bandung, Curug Dago bisa menjadi pilihan yang sempurna. Terletak di kawasan Dago Atas yang asri, air terjun ini tidak hanya menawarkan kesejukan udara pegunungan dan panorama alam yang memikat, tetapi juga menyimpan kisah sejarah yang unik dan mendalam. Hal ini menjadikannya sebagai destinasi liburan yang berkesan dan menarik.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Curug Dago berjarak sekitar 4,8 kilometer dari pusat Kota Bandung. Wisatawan dapat berenang dan bermain air di air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter. Fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari area parkir yang luas, kamar mandi, hingga musala. Lokasinya berada di Jalan Dago Pojok, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Meskipun berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat kota, lokasinya yang sedikit tersembunyi memerlukan usaha ekstra untuk dicapai.
Namun, perjalanan menuju ke sana justru menjadi bagian dari petualangan yang menjanjikan suasana tenang dan alami yang jauh dari kebisingan kota. Anda akan disambut oleh gemericik aliran Sungai Cikapundung sebelum tiba di air terjun setinggi sekitar 10 hingga 15 meter yang membelah tebing batu. Hawa sejuk yang menusuk tulang dan pemandangan hijau rimbun akan segera melenyapkan rasa lelah di perjalanan.
Keunikan Curug Dago
Apa yang membuat Curug Dago berbeda dari air terjun lain di Bandung? Selain keindahan alamnya yang eksotis, Curug Dago menyimpan jejak sejarah yang langka, yaitu peninggalan dari Kerajaan Thailand (Siam). Di dekat air terjun, Anda akan menemukan dua buah prasasti batu beraksara Thailand yang dilindungi oleh sebuah pondok kecil. Prasasti ini merupakan peninggalan dari kunjungan Raja Siam Chulalongkorn II (Rama V) pada tahun 1896 dan kunjungan keduanya lima tahun berselang. Keberadaan prasasti ini menjadikan Curug Dago sebagai situs cagar budaya sekaligus destinasi wisata edukasi sejarah yang unik.
Curug Dago dikelilingi oleh pepohonan rindang dan formasi tebing batu, menciptakan spot fotografi alam yang eksotis. Suara air yang jatuh berpadu dengan desis angin dan keheningan hutan akan menenangkan jiwa dan pikiran. Perjalanan menuju curug yang melewati medan naik-turun dan jembatan kecil sangat cocok bagi Anda pecinta trekking dan hiking ringan. Rasakan udara segar dataran tinggi yang menyejukkan.
Tips untuk Pengunjung
Karena air Curug Dago dialiri oleh Sungai Cikapundung yang rentan tercemar, biasanya pengunjung tidak disarankan untuk berenang atau bermain air langsung di bawah air terjun demi alasan kesehatan dan keselamatan. Cukup nikmati keindahan dan kesejukannya dari tepian.
Lokasi Curug Dago yang berdekatan dengan area Dago Atas dan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda memungkinkan Anda untuk menggabungkannya dengan kunjungan ke beberapa destinasi lain, seperti:
- Goa Jepang & Goa Belanda: Jejak peninggalan sejarah Perang Dunia II yang masih dalam satu kawasan Tahura.
- Tebing Keraton: Untuk menikmati panorama matahari terbit (sunrise) yang spektakuler dari ketinggian.
Kesimpulan
Curug Dago adalah paket lengkap wisata alam dan sejarah di Bandung. Kesejukan udaranya yang menyegarkan dan keunikan ceritanya menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi jika Anda mendambakan liburan adem jauh dari keramaian kota.
Komentar
Kirim Komentar