
Peninjauan Pasar Sepaku dan KIPP IKN oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan peninjauan langsung terhadap Pasar Sepaku di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) Barat serta pasar yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kalimantan Timur. Kunjungan ini dilakukan pada Rabu, menandai komitmen pemerintah dalam menjadikan pasar rakyat sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat lokal.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Peninjauan ini dilakukan setelah Wapres mengunjungi fasilitas pendidikan di kawasan hunian aparatur sipil negara (ASN) IKN. Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa Pasar Sepaku, yang dikenal masyarakat sebagai Pasar Rebo Sukaraja, memiliki nilai strategis karena telah lama menjadi pusat aktivitas ekonomi warga Kecamatan Sepaku.
Menurut Gibran, penataan ulang Pasar Sepaku dirancang agar tidak mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi warga. Oleh karena itu, proses menuju kontrak pekerjaan membutuhkan waktu lebih panjang guna memastikan pendekatan pembangunan yang humanis, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Pasar ini dibangun di tengah denyut kehidupan masyarakat. Harapannya, keberadaannya benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga lokal seiring pembangunan IKN,” ujar Gibran dalam keterangan resminya.
Proyek Penataan Kawasan Sepaku
Penataan Pasar Sepaku merupakan bagian dari program Penataan Kawasan Sepaku, yang meliputi pembangunan dua gedung pasar, penataan lingkungan pasar, serta penataan koridor utama Sepaku sepanjang 1,5 kilometer. Proyek ini dilaksanakan melalui rembuk warga agar aspirasi pedagang dan masyarakat sekitar tetap terakomodasi.
Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Relokasi Pasar Sepaku, Roni Rosaji, menjelaskan bahwa pasar akan ditata secara menyeluruh, termasuk pembaruan tampilan bangunan dengan material rotan sintetis, penataan sistem penunjuk arah, serta pengembangan jalur pedestrian yang ramah pengunjung.
Pasar Sepaku nantinya memiliki 135 unit los dan kios, terdiri atas los basah dan los kering, serta dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang pengelola, ruang kesehatan, ruang pertemuan, tempat pembuangan sampah sementara, dan area parkir.
Peninjauan Pasar KIPP IKN
Selain Pasar Sepaku, Wapres juga meninjau pasar di kawasan KIPP IKN yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi harian bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Pasar KIPP berdiri di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas 3.959 meter persegi.
Pasar tersebut dilengkapi 22 los basah, 33 los kering, 11 kios, enam unit pujasera, serta ruang pengelola dan ruang pertemuan. Pasar KIPP dirancang melayani sekitar 200 pengunjung per hari dengan konsep zonasi yang memperhatikan kebersihan dan kenyamanan.
Dalam peninjauan itu, Gibran melihat langsung pengaturan los basah yang dipisahkan antara area pembersihan, pengolahan, dan penjualan. Pengaturan tersebut bertujuan menjaga standar higienitas sekaligus menciptakan pasar rakyat yang sehat, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Komentar
Kirim Komentar