Eks Anak Emas Benjamin Mora Kode Keras! Persebaya Siap Terima di Bursa Transfer Paruh Musim?

Eks Anak Emas Benjamin Mora Kode Keras! Persebaya Siap Terima di Bursa Transfer Paruh Musim?

Dunia olahraga tengah memanas hari ini. Terkait Eks Anak Emas Benjamin Mora Kode Keras! Persebaya Siap Terima di Bursa Transfer Paruh Musim?, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Kode Keras dari Mantan Anak Emas Benjamin Mora Menghebohkan Bonek Mania

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Persebaya Surabaya kembali menjadi pusat perhatian setelah sebuah kode keras yang dikirim oleh mantan anak emas pelatih Benjamin Mora, yakni Levy Madinda. Kode tersebut memicu reaksi cepat dari para penggemar Persebaya atau Bonek Mania, sehingga membuat berita mengenai bursa transfer paruh musim Super League semakin menarik.

Kabar mengenai kemungkinan perekrutan Benjamin Mora ke Persebaya Surabaya mulai menguat setelah manajemen Green Force belum juga mengumumkan sosok pelatih anyar. Situasi ini terjadi pasca-pemecatan Edu Perez yang meninggalkan kursi pelatih di tim utama. Tanpa adanya pelatih definitif, publik mulai berspekulasi tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Rumor terbaru muncul dari Levy Madinda, seorang gelandang asal Gabon yang dikenal sebagai mantan anak asuh Benjamin Mora saat keduanya membela Johor Darul Takzim. Ia memanaskan suasana lewat kolom komentar Instagram resmi Persebaya Surabaya pada Senin, 15 Desember 2025. Saat itu, Persebaya Surabaya mengunggah kabar kembalinya Risto Mitrevski setelah cedera panjang. Unggahan tersebut sejatinya bernuansa positif dan penuh dukungan.

Levy Madinda merespons dengan komentar singkat namun sarat makna: “Brate Moi.” Dua kata itu langsung mengundang spekulasi liar dari Bonek Mania. Kolom komentar seketika dibanjiri reaksi dan tafsir beragam. Sebagian Bonek mencurigai komentar tersebut sebagai kode tersembunyi, sementara yang lain mengaitkan nama Madinda dengan Benjamin Mora.

Beberapa komentar menyebutkan bahwa Levy Madinda pernah menjadi rekan setim Risto Mitrevski di Sabah FA. Hubungan pertemanan itu bisa menjadi alasan dukungan tulus. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa komentar tersebut mungkin hanya sekadar antusiasme biasa.

Hubungan antara Levy Madinda dan Benjamin Mora memang memiliki sejarah kuat. Keduanya pernah bekerja sama di Johor Darul Takzim dan sukses mempersembahkan trofi Piala Super Malaysia musim 2021/2022. Prestasi tersebut membuat Madinda dijuluki anak emas Mora. Tak heran, setiap gestur Madinda kini dikaitkan dengan sang pelatih.

Meski begitu, Bonek Mania diingatkan untuk tetap menahan euforia. Ada kemungkinan komentar tersebut bersifat personal. Selain itu, situasi ini membuat rumor semakin menarik. Apakah kode keras itu disengaja atau sekadar salah tafsir publik?

Di sisi lain, Persebaya Surabaya memang sedang berburu pelatih anyar. Proses pencarian belum menunjukkan perkembangan signifikan. Sebelumnya, Green Force sempat dikaitkan dengan Bernardo Tavares, namun upaya tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Kegagalan itu membuka ruang bagi kandidat lain, termasuk Benjamin Mora.

Pelatih asal Meksiko itu tergolong jarang berkiprah di Liga Indonesia. Profilnya dianggap unik dan berbeda. Pecinta sepak bola nasional tentu tak asing dengan rekam jejak Mora. Nama Benjamin Mora pernah santer dikaitkan dengan Persib Bandung, saat mereka mencari pengganti Robert Alberts. Kans Mora dinilai besar setelah ia mengikuti Instagram resmi Persib.

Isu tersebut sempat memanaskan bursa rumor, namun Persib akhirnya menunjuk Luis Milla sebagai pelatih baru. Benjamin Mora juga sempat masuk radar Persis Solo pada tahun 2023, tetapi gagal mengamankan jasanya. Mora memilih melanjutkan karier ke klub asal Kanada, Atlas.

Kini, namanya kembali dikaitkan dengan klub Super League. Persebaya Surabaya menjadi tujuan yang paling sering disebut. Akun Instagram @gossindo_ mengunggah rumor tersebut pada Minggu, 14 Desember 2025. “RUMOR: Benjamin Mora On Persebaya Surabaya,” tulis akun tersebut. Sehari sebelumnya, akun @transfernews_ft juga mengunggah petunjuk serupa: “Rumornya akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia.”

Isu tersebut mendapat penguatan dari langkah terbaru Mora. Ia resmi berpamitan dari klub Liga Meksiko, Queretaro FC. Unggahan perpisahan itu muncul di Instagram pribadinya pada 18 November 2025. “Gracias Queretaro,” tulis Mora singkat. Pernyataan tersebut menandai status Mora tanpa klub. Kondisi itu membuat peluang Persebaya Surabaya semakin terbuka.

Kini, bola sepenuhnya berada di tangan manajemen Green Force. Tinggal soal tawaran kontrak dan nilai kesepakatan. Bursa transfer paruh musim menjadi momentum krusial. Persebaya Surabaya berpeluang membuat gebrakan besar. Publik pun menunggu kelanjutan kisah ini. Apakah kode keras eks anak emas Benjamin Mora benar-benar berujung di Surabaya?

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar