Fakta atau Mitos: Bali Sepi Saat Libur Nataru?

Fakta atau Mitos: Bali Sepi Saat Libur Nataru?

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Fakta atau Mitos: Bali Sepi Saat Libur Nataru?, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Bali Tetap Ramai Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Media sosial belakangan ini ramai dengan unggahan foto dan video yang menampilkan suasana Bali yang sepi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Unggahan di platform TikTok menunjukkan jalanan, pantai, dan pusat wisata yang terlihat “tenang”, sehingga memunculkan anggapan bahwa kunjungan wisatawan menurun drastis. Namun, apakah benar ada penurunan wisatawan asing maupun domestik yang berlibur ke Bali pada momen Nataru tahun ini?

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bali Dipastikan Tetap Ramai Saat Libur Natal dan Tahun Baru


Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa kondisi pariwisata di Pulau Dewata sejatinya tetap ramai. Berdasarkan data terbaru, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali justru terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, jumlah wisman yang datang ke Bali telah mencapai 6,8 juta orang dari target 7 juta kunjungan.

“Wisatawan mancanegara di Bali tetap meningkat. Sekarang sudah 6,8 juta, dan target kami memang 7 juta,” ujar Widiyanti dikutip, Rabu (31/12/2025).

Wisatawan Nusantara Liburannya Bergeser ke Daerah Jawa


Menurutnya, kesan Bali sepi saat libur Nataru lebih disebabkan oleh penurunan jumlah wisatawan nusantara (wisnus). Namun, penurunan tersebut dinilai tidak signifikan, hanya sekitar 2 persen.

Berkurangnya kunjungan wisnus ke Bali dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya adalah gencarnya informasi mengenai kondisi cuaca yang kurang bersahabat di beberapa wilayah, termasuk Bali. Selain itu, terjadi pergeseran pergerakan wisatawan domestik selama libur Nataru ke daerah Jawa.

“Wisatawan nusantaranya memang sedikit menurun. Mungkin karena informasi cuaca yang kurang baik dan faktor lainnya, sehingga mereka lebih banyak berwisata di Jawa,” jelas Widiyanti.

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan di Jogjakarta selama libur Nataru terbilang signifikan dibandingkan daerah lain.

Tidak Benar Bali Sepi Wisatawan


Dengan demikian, Bali tetap ramai selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Aktivitas pariwisata berjalan normal dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang tinggi, sementara penurunan wisatawan domestik hanya sekitar 2 persen.

Oleh karena itu, narasi di media sosial yang menyebut Bali sepi tidak benar.

Fakta-Fakta Terkait Libur Nataru

Selama libur Nataru, berbagai fakta dan informasi terkini juga muncul. Salah satunya adalah mengenai pernyataan terkait penyitaan uang korupsi yang dikaitkan dengan Purbaya. Selain itu, Prabowo sempat ingin merayakan malam Tahun Baru di Aceh, namun terkendala cuaca. Di sisi lain, Prabowo juga merayakan Tahun Baru bersama pengungsi, dengan pesan bahwa presiden tidak akan meninggalkan rakyatnya.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar