
Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, mengonfirmasi bahwa pemainnya, Fuad Sule, akan kembali bermain dalam pertandingan melawan Persib Bandung pada Senin (27/10/2025).
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Fuad Sule telah menyelesaikan hukumannya dan siap berlaga kembali. Pernyataan ini disampaikan oleh pelatih asal Belanda tersebut dalam konferensi pers setelah laga melawan Malut United, yang digelar pada Senin (20/10/2025).
Sebelumnya, Fuad Sule menjalani hukuman larangan bermain selama 9 pertandingan. Hukuman tersebut diperluas menjadi berlaku di seluruh dunia akibat terlibat dalam klub sebelumnya, Glentoran FC.

Gelandang asal Irlandia itu pernah bermain untuk Persis Solo pada pekan pertama, yang berakhir dengan kemenangan Laskar Sambernyawa atas Madura United. Ia akan kembali tersedia pada pekan depan, atau tepatnya di pekan ke-10 saat Persis bertandang ke markas Persib Bandung.
"Fuad Sule akan tersedia lagi pekan depan. Hukumannya telah berakhir," ujar Peter de Roo dalam konferensi pers.
"Kami akan memiliki dia dalam laga melawan Persib," tambahnya.

Kehilangan Fuad Sule selama 8 laga ternyata memberi dampak signifikan terhadap kekuatan Persis Solo. Bahkan, satu-satunya kemenangan yang diraih Persis terjadi ketika Sule masih bermain. Namun, Peter de Roo tidak ingin menganggap hal ini sebagai alasan dari performa buruk Laskar Sambernyawa.
Contohnya, saat Persis dikalahkan Malut United semalam, di mana tiga gol berasal dari serangan balik. Peter de Roo tidak melihat hal itu sebagai akibat dari absennya Fuad Sule sebagai gelandang bertahan.
Ia justru menganggap kebobolan Persis Solo disebabkan oleh kesalahan seluruh lini pertahanan.
"Saya akan sedikit kritis untuk pertanyaan Anda. Fakta bahwa kita kebobolan lewat counter attack tiga kali adalah karena operan Jordi di sisi kiri, jika Anda ingat," kata Peter de Roo menjawab pertanyaan dari aiotrade.app.

"Sejujurnya, operan seperti itu bisa saja terjadi. Ini adalah masalah seluruh lini pertahanan."
"Bek tengah kanan perlu datang dan maju ke depan, tetapi dia tidak dan memotong lurus."
"Ada jarak jauh antara dua bek tengah, sehingga punya Fuad Sule atau tidak, tidak akan menghentikan serangan itu."
"Yang terakhir, kita juga beberapa kali mendapat counter dari kesalahan yang tidak perlu."
"Jadi saya mengerti pertanyaan Anda soal absennya Fuad, tetapi Anda tak bisa menghubungkannya dengan kita kebobolan dari counter."
"Dan Anda benar, laga yang kita menangkan adalah saat Fuad bermain, itu benar," tambahnya.
Fuad Sule sendiri telah memberi sinyal kembalinya dengan membagikan unggahan di Instagram sejak Minggu (5/10/2025). Dalam unggahannya, ia membagikan gambar aktivitasnya selama berada di Indonesia.
Komentar
Kirim Komentar