Harga emas turun Rp13 ribu di awal tahun, ini penjelasannya

Harga emas turun Rp13 ribu di awal tahun, ini penjelasannya

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Harga emas turun Rp13 ribu di awal tahun, ini penjelasannya. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.
Harga emas turun Rp13 ribu di awal tahun, ini penjelasannya

Pergerakan Harga Emas di Awal Tahun 2026

Pada awak tahun 2026, harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan sebesar Rp13 ribu per gram. Dengan demikian, harga emas batangan kini dibanderol sebesar Rp2,488 juta per gram. Selain itu, harga buyback juga mengalami penurunan yang sama, yaitu sebesar Rp13 ribu per gram, sehingga harganya menjadi Rp2,347 juta per gram.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Jika seseorang menjual emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besaran pajak tersebut adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.

Rincian Harga Emas Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1,294 juta
  • Harga emas 1 gram: Rp2,488 juta
  • Harga emas 2 gram: Rp4,916 juta
  • Harga emas 3 gram: Rp7,349 juta
  • Harga emas 5 gram: Rp12,215 juta
  • Harga emas 10 gram: Rp24,375 juta
  • Harga emas 25 gram: Rp60,812 juta
  • Harga emas 50 gram: Rp121,545 juta
  • Harga emas 100 gram: Rp243,012 juta
  • Harga emas 250 gram: Rp607,26 juta
  • Harga emas 500 gram: Rp1,214 miliar
  • Harga emas 1.000 gram: Rp2,428 miliar

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP. Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak yang diberikan lebih tinggi, yaitu sebesar 0,9 persen.

Emas sebagai Investasi yang Cenderung Naik untuk Jangka Panjang

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

Emas sebagai Pilihan Investor Konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!



Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar